Langgar Aturan, Baliho Balon Bupati Dibredel

Kota, Korsum
Untuk kesekian kalinya jajaran Satpol PP Kabupaten Sumedang melakukan operasi penertiban reklame yang melanggar aturan di sepanjang jalan protokol dalam kota Kabupaten Sumedang, Kamis (3/8). Tak terkecuali sejumlah baliho dan spanduk bakal calon (balon) bupati yang banyak betebaran di banyak titik strategis pun ikut dibredel.
Ini adalah operasi rutin yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP H. Asep Sudrajat. Selama dua hari, 35 personel Satpol PP diterjunkan untuk menertibkan berbagai jenis reklame, seperti baliho, spanduk, pamflet, dan lainnya.
“Yang kita tertibkan tentu saja yang melanggar aturan. Toh, operasi ini rutin digelar Satpol PP,” ungkap Asep Sudrajat, di ruang kerjanya, Kamis(3/8)
Dia mengatakan, sebagian produk reklame itu terbukti tak mengantongi ijin. Ada juga spaduk, pamflet atau baliho yang berijin tetapi dipasang di tempat yang tidak semestinya, seperti dipohon atau di dekat rambu lalu lintas. Beberapa spanduk yang membentang di perempatan jalan pun terpaksa dibredel karena mengganggu pemandangan.
“Penertiban kita prioritaskan di jalur pantura dalam kota, yakni dari alun-alun Sumedang sampai batas kota kecamatan Sumedang Utara. Selain itu, kawasan  sekitar Alun-alun Batang juga kita sterilkan karena berstatus kawasan tertib,” terangnya.
Dari operasi itu, Satpol berhasil mengamankan puluhan produk reklame. Termasuk di dalamnya adalah pamflet, spanduk, dan baliho balon pilkada yang juga melanggar ketentuan. “Untuk para balon pilkada kita himbau agar mengurus ijin sebelum memasang baliho, pamflet atau reklame lainnya. Kedua, pemasangannya juga kami minta yang tertib sesuai aturan agar tak mengganggu keindahan kota,” ucapnya.
Selain reklame, selama dua hari ini Satpol PP juga menertibkan PKL yang mangkal di sisi selatan Alun-alun Batang atau depan rumah dinas bupati. Selain masuk kawasan tertib, sejak awal wilayah itu juga telah disepakati agar steril dari aktivitas pedagang.
“Kedepan, kita akan agendakan kegiatan bersih-bersih alun-alun rutin setiap Jumat pagi dengan melibatkan paguyuban pedagang. Sebagai ruang publik, alun-alun adalah wajah dan etalase Kota Sumedang karena setiap waktu dilalui dan disinggahi orang dari berbagai daerah, sehingga sudah selayaknya kita jaga bersama kebersihan dan ketertibannya,” jelas Asep Sudrajat.
Sementara, menurut Bupati Sumedang H. Eka Setiawan bahwa apa yang dilakukan oleh Satpol PP merupakan pekerjaan yang sudah tepat dan sesuai dengan tupoksinya sebagai penegak Perda. “Iya bagus, saya mengapresiasi apa yang sudah dilaksanakan oleh Satpo PP karena memang selama ini saya melihat banyak baliho atau reklame yang dipasang tidak pada tempatnya dan itu melanggar aturan,” tegasnya. di GN Sumedang, Jumat (4/8)**[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar