Pilkada Masuki Awal Tahapan

Kota, Korsum
Bulan Agustus ini, KPU Sumedang telah memasuki awal tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2018. Ada banyak persiapan yang telah dilakukan KPU Sumedang. Salahsatunya Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi DPT Pilpres, 2014 sebagai dasar Penghitungan Jumlah Minimum dukungan persyarakatn paslon perseorangan.
Anggota KPU Sumedang Divisi Teknis dan Hubungan Antar Lembaga, Junan Junaidi, mengatakan, setelah menyusun program dan anggaran, penandatanganan NPHD, registrasi pengajuan penerimaan anggaran dan dan penerimaan DAK2, pada Juli hingga pertengahan Agustus lalu KPU menyelenggarakan lomba karya cipta lagu dan maskot pilkada 2018.
“Saat ini kami tengah mempersiapkan beberapa kegiatan sosialisasi dan kami juga sedang menyusun surat-surat keputusan mengenai pedoman teknis penyelenggaraan seluruh tahapan," katanya, Jumat (25/8).
Junan menyebutkan, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam tahapan
pilkada 2018, penyusunan pedoman teknis akan berlangsung hingga akhir September 2017.
"Pedoman teknis yang harus kami susun berjumlah sekitar 10 buah, itu belum
termasuk surat-surat keputusan pelaksanaannya yang berjumlah sekitar 30-an," tuturnya.
"Sementara dalam waktu dekat ini, KPU akan melaksanakan kegiatan sosialisasi bagi kelompok pemilih pemula di sekolah-sekolah tingkat SLTA yang ada di Sumedang. Mungkin pada awal September ini,” imbuh Junan.
Pada Oktober akan melakukan pembentukan PPK dan PPS, lalu bulan November pembentukan KPPS, dan bulan Desember pemutakhiran dan penetapan dafar pemilih.
Sosialisasi Pilkada di Sekolah
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) akan menggelar program KPU Goes to School, untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. menyasar pemilih pemula.
Ketua KPUD Kabupaten Sumedang Hersa Sentosa melalui Kepala Divisi Hukum SDM dan Partisipasi Masyarakat, Elsya Tri Ahaddini mengatakan, sebanyak 51 sekolah di Kabupaten Sumedang akan jadi sasaran sosialisasi.
"Targetnya siswa-siswi kelas 2 dan 3 SMA atau yang sederajat," ujar Elsya.
Adapun tujuan KPU Goes To School, kata Elsya, KPU ingin mencerdaskan pemilih pemula dalam menyikapi Pilkada yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Sebab, dari 838.114 pemilih berdasarkan data Pilpres 2014 lalu, sebesar 30 persennya adalah pemilih pemula.
"Kami ingin meningkatkan literasi politik pemilih pemula, agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya secara cerdas. Jumlah pemilih pemula sampai saat ini memang belum terdata, tapi kemungkinan tidak jauh berbeda dari data terakhir waktu Pilpres kemarin," tuturnya.
Elsya juga menjelaskan, ada beberapa hal yang akan disampaikan kepada pemilih pemula. Diantaranya, mengenalkan pentingnya pemilu, sekilas tentang demokrasi di Indonesia, imbauan untuk tidak golput dan simulasi pencoblosan di TPS.
"Nanti banyak yang akan kita sampaikan kepada para pemilih pemula. KPU goes to school ini akan mulai kita laksanakan paling lambat bulan September nanti," pungkasnya.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar