Rencana Desa Wisata Disparpora Himbau Kades Jangan Percaya Oknum

Kota, Korsum
Adanya program desa wisata di Kabupaten Sumedang yang digagas oleh Kementerian Pariwisata, jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum oknum yang mengaku bisa memfasilitasi desa untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut.
Seperti dikatakan oleh Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) pada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumedang, Ajat Sudrajat, bahwa saat ini pihaknya menerima informasi bahwa sudah ada beberapa oknum yang berkeliaran di desa desa yang mengaku bisa membantu mendapatkan bantuan desa wisata tersebut.
“Ada informasi ke kita bahwa saat ini ke desa desa ada oknum yang mengaku bisa membantu memfasilitasi untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut," tuturnya, saat di konfirmasi Korsum, di ruang kerjanya, Jumat (28/7).
Yang dikhawatirkan, lanjutnya, oknum tersebut meminta sejumlah uang dengan dalih untuk operasional dirinya selama mengurus proposal pengajuan tersebut. “Ya kan pasti ujung ujungnya mereka oknum pasti meminta sejumlah uang, untuk optimalisasinya,” ucapnya.
Di akui, Ajat, bahwa memang program tersebut memang ada, akan tetapi hingga saat ini masih sebatas rencana dan untuk mewujudkan program tersebut pihaknya sudah menghadap ke Kementerian Pariwisata pada tanggal 19 Juli kemarin dan hasilnya, dalam waktu dekat Disparpora akan terjun langsung ke desa desa yang akan di ajukan untuk program desa wisata tersebut.
“Kita sudah ke kementerian Pariwisata dan setelah itu dalam waktu dekat kita dengan membentuk tim akan terjun ke lapangan untuk menginventarisir desa yang akan di ajukan menjadi desa wisata," tuturnya.
Sementara itu pihak Disparpora akan mengajukan 10 desa yang yang tersebar di 4 kecamatan di sekitar Waduk Jatigede. “Ada 10 desa di 4 kecamatan yang nanti kita akan ajukan menjadi desa wisata ke kementerian Pariwisata. Jadi nanti yang menentukan desa mana yang mendapatkan program tersebut itu kita akan expose lagi di kementerian Pariwisata dan akan mengundang kementerian desa,” ucapnya.
Mengenai jumlah bantuan, lanjutnya lagi, itu pastinya bervariatif tergantung kebutuhan yang diperlukan untuk desa tersebut. “Jadi kan di desa informasi yang berkembang itu Rp 1 Miliar, padahal itu belum tentu, karena berdasarkan kebutuhan desa dalam membangun," ungkapnya.

Sementara itu untuk tahun 2017 memang ada program di APBD Sumedang untuk desa wisata, hanya saja hanya untuk pembuatan DED nya saja. “Ada sih di tahun 2017 program untuk pembuatan DED nya saja, dan hasilnya nanti menjadi bahan untuk ke kementerian Pariwisata,” pungkasnya.**[Acep Shandy]

Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar