Saluran Air ke 2 Cabang PDAM Kembali Normal

Kota, Korsum
Saluran pipa air di dua Cabang PDAM yakni cabang Tomo dan Ujungjaya dinyatakan kini kembali normal. Sebelumnya menurut Kabag Humas PDAM Tirta Medal Sumedang, Uus Rusli, saluran pipa dikedua cabang wilayah itu mengalami kerusakan cukupparah sehingga suplai air kedua wilayah itu sempat terganggu beberapa waktu.
Seperti yang terjadi di Kecamatan Tomo kata dia, akibat adannya pembangunan Drainase pihak Dinas PU  jalan raya provinsi tepatnya Desa Galonggong Desa Tolengas Kecamatan Tomo terjadi gangguan terhadap pipa instalasi air ke wilayah itu. PDAM Tirta Medal tak hanya kerepotan, tapi juga harus keluarkan biaya cukup besar.
“Saluran air ke Tolengas, Darmawangi dan Marongge dibawah pengelolaan cabang PDAM Tomo dan Ujungjaya sempat terhenti total akibat adanya pembangunan PU itu. Namun kewajiban PDAM, harus tetap penuhi kebutuhan air masyarakat pelanggan sekitar 2800 SL dari 2 cabang itu, maka PDAM turunkan puluhan truk tangki air guna memenuhi kebutuhan air ke wilayah itu,” tuturnya.
Pembangunan Drainase pihak PU lanjutnya, pipa air milik PDAM sepanjang 450 meter terpaksa harus dibongkar. Sebulan lamanya PDAM harus kerahkan puluhan unit truk tangki air. Disamping itu, pekerjaan PDAM juga harus berpacu dengan pekerjaan pembangunan drainse pihak PU.
“Tak hanya memperbaiki pipa air, namun sekaligus harus mengganti pipa air itu. Sebelumnya pipa PVC diganti dengan pipa besi ukuran 8 dan 6 inci sehingga PDAM harus keluarkan biaya cukup besar. Sebab, kondisi tanah di wilayah tersebut labil mudah anjlok dan longsor, sehingga mengancam kebocoran pipa air,” jelasnya.
Gangguan itu tidak hanya adanya pembangunan drainase pihak PU, namun dengan amblasnya jalan nasional wilayah Tomo hingga Ujungjaya mengakibatkan pipa saluran air milik PDAM  ikut terbawa anjlok hingga kondisinya rusak parah. Saat itu, saluran air ke  300 SL pelanggan PDAM sempat terganggu.
Terpaksa, PDAM kerahkan lagi puluhan truk tangki air guna kewajiban memenuhi kebutuhan air masyarakat wilayah itu disamping terus menerus berupaya perbaikan pipa air yang hancur karena tanah anjlok. Namun PDAM mengakui, suplai air melalui truk tangki itu tidak maksimal memenuhi kebutuhan air, sehingga PDAM berharap sabar kepada semua pelanggan wilayah itu.

Kendati didera dengan berbagai gangguan, lanjutnya, namun disisi lain PDAM terus lakukan inovasi dalam penambah perolehan pelanggan yang saat ini terus mengalami kenaikan cukup tinggi. Sebab, visi dan PADM tidak hanya berbisnis semata, tapi kiprah lain yang diutakan yakni sosial kemasyarakatan.**[yf saefudin]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar