Selain Siltap, Kades Harus Dilindungi Tunjangan Lainnya

Kota,Korsum
Kepala Desa dan para perangkat desanya saat ini telah memperoleh penghasilan tetap, namun belum dilindungi dengan tunjangan lainnya. Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sumedang, menginisiasi kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan bagi para Kepala Desa se-Kabupaten Sumedang, yang penyelenggaraannya dilaksanakan di Aula Tampomas, Kamis, (27/7), dengan dihadiri oleh Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan, perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Camat dan Kepala Desa selaku peserta kegiatan sebanyak 270 orang.
Kepala Dinas PMD, H. Teddy Mulyono melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa, H. Nuryadin mengungkapkan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, disebutkan, desa telah didorong untuk maju, mandiri dan sejahtera, dan salah satu upaya untuk mewujudkan desa yang sejahtera, menurut Nuryadin, yaitu dengan meningkatkan kesejahteraan Kepala Desa dan para perangkat desanya.
Dengan demikian, lanjutnya, selain berpenghasilan tetap, juga perlu adanya tunjangan-tunjangan lainnya seperti tunjangan kecelakaan kerja, tunjangan kematian, tunjangan hari tua dan pensiun yang diterima oleh para Kepala Desa beserta para perangkat desa.
“Tunjangan-tunjangan tersebut diberikan kepada Kepala Desa dan perangkat desa, diintegrasikan dengan jaminan pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.
Namun, untuk memperoleh tunjangan-tunjangan tersebut, ungkap Nuryadin, sebelumnya terlebih dahulu perlu adanya pemahaman yang memadai mengenai jaminan pelayanan dimaksud, sehingga dipandang perlu dilakukan sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan bagi yang bersangkutan, seperti yang dilakukan saat itu.
“Dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan ini, para peserta jadi tahu akan manfaat program perlindungan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan, sehingga hal tersebut menjadi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para Kades dan perangkatnya,” paparnya.
Nuryadin menambahkan, seusai pelaksanaan sosialisasi diharapkan dapat teranggarkannya iuran untuk kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan, yang sebelumnya disepakati terlebih dahulu terkait premi yang harus dibayar berikut berbagai layanannya.
“Setuntasnya kegiatan ini, diharapkan adanya komitmen kesepakatan antara BPJS Ketenagakerjaan dan para Kepala Desa, sehingga untuk iurannya itu sendiri dapat teranggarkan dalam APBDes masing-masing desa pada tahun 
2018 nanti,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Eka mengatakan, dirinya sangat menyambut baik pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan Dinas PMD bersama BPJS Ketenagakerjaan saat itu, karena menurutnya dengan demikian para Kades nantinya akan mendapatkan informasi tentang manfaat program perlindungan kecelakaan kerja, tunjangan kematian, tunjangan hari tua dan pensiun. “Mudah-mudahan, ke depan para Kades ke depannya dapat jaminan yang sama seperti Pegawai Negeri Sipil,” ujarnya.
Adanya kesamaan jaminan bagi para Kades dengan PNS tersebut Ia nilai penting, karena Kades merupakan ujung tombak bagi pembangunan yang dilaksanakan di daerah. "Tentu ini penting agar Kades mendapatkan hak yang sama, karena berhasil atau tidaknya pembangunan, tergantung kepada para Kades sebagai ujung tombak pemerintah di daerah,” tukasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Eka menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kepada Kades Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan dan Kades Babakan Asem Kecamatan Conggeang, serta penyerahan tunjangan bagi Kades Purnabhakti asal Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor dan penyerahan uang duka bagi ahli waris Kades Suriamedal yang meninggal dunia pada beberapa waktu yang lalu.**[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar