Bankudes dari Aset Desa Tergenang Batal Terealisasi di Perubahan APBD

 Kota, Korsum
Bantuan Keuangan bagi desa yang menjadi tujuan kepindahan penduduk terdampak waduk Jatigede dari aset desa tergenang, untuk penyediaan infrastruktur yang awalnya akan diberikan di anggaran perubahan APBD 2017 dipastiakan batal. Pasalnya , Bantuan Keuangan Desa (Bangkudes)  Rp  3,5 Miliar untuk 22 desa tersebut tidak dianggarkkan di Perubahan dan akan diajukan kembali ke APBD murni 2018.
Hal tersebut, dibenarkan oleh Kepala Sub Bagian Program pada Dinas Pemerintahan Desa (DPD) Kabupaten Sumedang, Cicih Sukarsih, bahwa pihaknya sudah mengajukan di Rancangan Kegiatan Pemerintahan Daerah (RKPD) 2017 terkait itu terealisasikan atau tidak, itu kewenangannya ada di TAPD (Tim anggaran pemerintahan daerah).
“Itu kan rencananya di realisasikan tahun 2017, di APBD murni tidak tercover dan kita anggarkan lagi di perubahan, terkait apakah akan direalisasikan atau tidak itu kewenangannya di TAPD, namun informasinya tidak tercover lagi,” tuturnya saat dikonfirmasi Korsum, di ruang kerjanya, Jumat (13/10).
Akan tetapi, lanjutnya, saat ini APBD Perubahan tersebut belum final dan masih di kaji di Provinsi. “Saat ini kan masih di kaji di provinsi, jadi belum final apakah di coret atau tidak, hanya saja informasi terakhir itu tidak jadi direalisasikan tahun 2017 dan akan di anggarkan kembali di APBD murni 2018,” lanjutnya.
Seperti diberitakan Korsum beberapa waktu lalu, bahwa bankudes dari aset desa tergenang yang rencananya akan di realisasikan di tahun 2017 akan di gunakan untuk pembangunan infrastruktur bagi desa yang menjadi tujuan bagi orang terkena dampak (OTD).
Dengan tidak kembali dianggarakannya bangkudes tersebut disayangkan oleh sejumlah desa yang akan mendapatkan bantuan, pasalnya desa sangat membutuhkan anggaran untuk infrastruktur di lokasi dimana OTD tersebut tinggal.
Seperti dikatakan oleh salah seorang Kepala desa yang enggan disebutkan namanya, bahwa kebutuhan anggaran untuk membangun infrastruktur di relokasi OTD itu sangat mendesak. Pasalnya hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah daerah yang langsung ditujukan untuk pembangunan di relokasi.

“Ya di APBD murni 2017  tidak jadi, dengan alasan belum tercover dan perubahan pun tidak jadi, yang saya takutkan nanti di APBD muni 2018 juga tidak jadi,” keluhnya, kepada Korsum, melalui sambungan teleponnya, Jumat (13/10).**[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar