Diduga, DD Citaleus Disunat Kades

Buahdua, Korsum
Pembangunan infrastruktur jalan rabat beton antara Dusun Ceukreum hingga Dusun Bihbul Desa Citaleus Kecamatan Buahdua sepanjang 629 meter yang di danai Dana Desa (DD) tahap satu sebesar Rp 200 juta. Namun belakangan terkuat bahwa DD Rp 200 juta itu diduga disunat kades Rp 50 juta, sehingga pembangunan jalan  tidak tuntas.
Seperti diungkapkan Sekdes Citaleus, Arli Rohmana bahwa ternyata yang diberikan kepada Tim Pengelola Kegiatan (TPK) H. T. Sutomo hanya Rp 150 juta, hingga ada sisa pekerjaan yang tidak dibangun akibat kondisi keuangannya tidak mencukupi. Padahal, dalam SPJ-nya ditulis anggaran Rp 200 juta.
“Dalam SPJ-nya pembangunan jalan rabat beton itu sebesar Rp 200 juta, Waktu itu diserahkan bendahara kepada kades. Tapi yang diserahkan  kepada TPK  hanya Rp 150 juta sehingga pekerjaan jalan itu buntu tidak tuntas akibat anggaranya disunat,” ungkap sekdes di kantornya, Kamis (28/9).
Dibenarkan  bendahara Desa Citaleus, Imar  Maryati, saat ditemui koran ini di ruang kerjanya, Kamis (28/9). Maryati akui telah menyerahkan uang DD tahap 1 kepada Kades sebesar Rp 200 juta untuk pembangunan jalan rabat beton antara Dusun Ceukreum hingga Dusun Bihbul.
Senada ketua Tim Pengelola Kegiatan H. T. Sutomo di lokasi mengatakan, pelaksanaan pembangunan jalan antara Dusun Bihbul hingga Dusun Ceukreum dirabat beton yang didanai dari DD sebesar Rp 200 juta. Tapi yang diserahkan kades hanya Rp 150 juta, sehingga pengerjaan tidak tuntas disesuaikan keadaan keuangan.

Kepala Desa Citaleus Odang Rochman, ketika dikomfirmasi di kediamannya mengakui dana yang diserahkan kepada TPK itu sebesar Rp 150 juta. Sisanya Rp 50 juta, kata dia, dibagi-bagi dari mulai Rt, Rw, Lembaga Desa, perangkat desa termasuk camat ikut kecipratan uang DD.**[indang]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar