Pemda Bebaskan Lagi Lahan IPP

Kota, Korsum
Rencananya, Pemda Sumedang dalam waktu dekat ini akan membebaskan kembali sekitar 1 hektar lahan milik warga sebagai perluasan lahan kawasan Induk Pusat Pemerintahan  (IPP), tepatnya lahan  depan dan samping Polres Sumedang dengan anggaran sekitar Rp 10 miliar.
Hal itu, dikemukan Kepada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkim) Gungun Ahmad Nugraha diruang kerjanya, Rabu (4/10). Dengan dibebaskan lahan itu lanjut dia, untuk memenuhi persyaratan mendapatkan bantuan pembangunan fisik perkantoran baru di kawasan IPP.
Kebutuhan lahan kawasan IPP dalam perencanaan sesuai Site Plan sekitar 32 hektar dan baru berhasil membebaskan sekitar 12 hektar sehingga masih membutuhkan lahan sekitar 20 hektar lagi. “Saat ini baru bisa membebasan 1 hektar, mudah- mudahan lancar karena dana sudah tersedia diambil dari APBD Sumedang,” ujarnya.
Lahan yang dibebaskan itu  milik  8 orang warga, sementara sisa  20 hektar diharapkan secepatnya dapat dibebaskan. Namun, menurut Gungun, anggaran untuk pembebasan lahan itu sangat susa, meskipun sudah berupaya mengajukan ke Pemprov maupun Kemendagri.
Keterangan Sekda Zaenal Alimin, di ruang kerjanya, Jumat (6/10), menyebut, tahun 2017 ini ada anggaran Rp 10 miliar untuk membebaskan lagi lahan dilingkungan IPP. Namun teknis pelaksanaan di Dinas Perkim yang sebelumnya sudah dilakukan beberapa proses sesuai ketentuan. Diantaranya pembentukan tim dan sosialisasi pada masyarakat.
“Kita merekrut tim Aprisial untuk menilai harga tanah dengan kordinasi dengan SKPD terkait. Kemarin rapat kordinasi dan konsultasi khusus dengan aparat hukum sebagai pendampingan agar proses kedepan terhindar dari penyalahgunaan yang bertentangan dengan aturan hukum itu,” tandasnya.
Rapat dengan aparat hukum itu mendapat pencerahan, lanjutnya, jika nanti dalam perjalannya ada warga yang tidak mau menerima dan terpaksa harus dikonsinasi ke pengadilan. Pemda hanya menfaatkan dana Rp 10 miliar yang didalamnya tidak hanya untuk biaya pembebesan lahan, tapi untuk biaya administrasi untuk membayaran tim Aprisial.

“Memang sebagian masyarakat ada menunut minta segera dibayar lahannya, dan kita ada anggaran untuk pembebaskan tanah. Tapi kawasan ini IPP masih membutuhkan lahan sekitar 20 hektar lagi,” katanya.**[yf saefudin]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar