Puluhan Kendaraan Terjaring Razia

Sumedang Utara, Korsum
puluhan kendaraan, baik kendaraan roda empat maupun roda dua, terjaring razia gabungan operasi kendaraan yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Provinsi Wilayah Kabupaten Sumedang atau Samsat bekerjasama dengan Polres Sumedang dan Dinas Perhubungan kabupaten Sumedang, Selasa (10/10) di Jalan Prabu Gajah Agung.
Kepala Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Sumedan, Endang Sutardi mengatakan, razia dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor dan juga agar masyarakat taat dalam aturan berkendara dengan selalu membawa SIM dan STNK serta menggunakan helm bagi pengendara motor.
Endang menyebutkan, hingga hari ini sekitar 78 ribu kendaraan bermotor menunggak membayar pajak kendaraannya. Penunggak pajak tersebut terdiri dari 75 ribuan kendaraan roda dua serta tiga ribuan kendaraan roda empat," katanya disela-sela pelaksanaan razia.
“Kendaraan sebanyak itu terhitung sejak lima tahun terakhir. Umur tunggakan bervariasi, ada yang empat tahun, tiga tahun, dua tahun, dan satu tahun," terangnya.
Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan pemilik kendaraan mengisikan pajaknya. Antara lain, tidak memiliki uang, kendaraan sudah dipindah tangankan, kepemilikan kendaraan belum balik nama sehingga kesulitan ketika harus pinjam KTP pemilik awal, serta malasnya mengantri di Kantor Samsat.
Operasi Samsat keliling ini adalah salah satu upaya untuk memudahkan pemilik kendaraan dalam membayar pajak. Sebab, banyak juga pemilik kendaraan yang sengaja melunasi pajak kendaraannya di Samsat keliling.
"Dengan cara seperti ini, alhamdulillah para penunggak pajak dengan sadar melunasi pajak kendaraannya. Meskipun sebagian besar harus terjaring razia terlebih dahulu," ujarnya.
Endang sangat mengapresiasi para pemilik kendaraan yang telah melunasi pajak kendaraannya. “Kesadaran pemilik kendaraan melunasi pajaknya, secara otomatis akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumedang,” tandasnya.
salah seorang pembayar pajak warga Sumedang Utara, Umar (57) mengatakan, ia merasa terbantu dengan adanya operasi Samsat keliling ini karena bisa menghemat waktu.

"Di sini cepat dan mudah tak perlu harus berlama-lama mengantri di Kantor Samsat," tuturnya usai membayar pajak.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar