14 Kades dan 1 Camat Dapat Piagam Penghargaan

 Kota, Korsum
Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan dalam upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 tingkat Kabupaten Sumedang tahun 2017 di lapangan kantor IPP, Senin (13/11), memberikan Piagam Penghargaan kepada 14 desa yang dinobatkan sebagai Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan.
Kepada wartawan usai upacara itu bupati menyebutkan, harapan di hari Kesehatan Nasional yang ke-53 ini, semua jajaran pembina kesehatan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Desa yang dapat penghargaan ini, merupakan desa yang sudah punya komitmen tidak buang air besar sembarangan,” kata dia.
Disamping itu, lanjutnya, desa ini juga mungkin dinilai paling unggul dalam menunjukan komitmen kesadaran tentang kesehatan lingkungannya. Namun diharapkan pula bagi desa lain, kesadaran tentang lingkungannya di masing-masing desa agar lebih ditingkatkan lagi.
Senada dikatakan Sekda Sumedang, H. Zaenal Alimin usai upacara itu. Dia juga berharap semua desa yang ada di Sumedang, termotivasi dengan 14 yang sudah dapat penghargaan Desa Stop Buang Air Besar Sembarang. Sebab, kesehatan itu merupakan kunci penting dalam kesejahteraan hidup.
“Diharapkan Dinas Kesahatan lebih meningkatkan promosi kesehatan melalui pembinaan para kader kesehatan terhadap masyarakat. Sehingga masyarakat tahu dan sadar, sehingga bisa menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.
Dikatakan, Piagam Penghargaan itu dipandang sebagai prestasi hasil kinerja secara kerjasama di lingkunngan. Namun yang terpenting, bukan penghargaan dalam secarik kertas, tapi penghargaan itu dipandang sebagai prestasi dalam kesadaran pentingnya memelihara kesehatan lingkungan.
Camat Surian, Bahrudin, kepada wartawan, mengucapkan terima kasih kepada Pemda Sumedang atas penghargaan ini. Namun khususnya bagi masyarakat Surian atas prestasinya tidak membuang air besar sembarangan.  “Mudah-mudahan prestasi ini dapat ditingkatkan lebih baik lagi,” ucapnya.
Dikatakan, hanya dua desa Kecamatan Surian yang mendapat Piagam Penghargaan, yakni Desa Tanjungwangi dan Desa Ranggasari. Namun diharapkan prestasi ini tidak hanya desa di Surian, namun semua desa se-Kecamatan Surian.
Kades Cikurubuk Kecamatan Buahdua salah desa yang dapat Piagam Penghargaan. Ditanya wartawan Kades Cikurubuk Didi Suryadi menyebut, 14 desa yang mendapat piagam penghargaan ini, dinilai punya kelebihan dari desa lain dalam kesadaran stop air besar sembarang.
“Masyarakat Desa Cikurubuk saat ini sudah memiliki kesadaran tentang pentingnya sanitasi yang berwawasan utamakan kesehatan lingkungan. Sebab dalam menjaga kesehatan lingkungan,  masyarakat  telah sadar tidak lagi membuang air besar secara sembarangan,” katanya.**[yf saefudin]


Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar