Bawaslu Ultimatum, Panwaskab dan Panwascam Dilarang Rangkap Kerja

Kota, Korsum
Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto, mengultimatum perihal bekerja penuh waktu bagi Ketua dan Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota dan Panwaslu Kecamatan. Dalam suratnya  yang bersifat segera disampaikannya ke ketua Panwaslu se-kabupaten/kota tertanggal 07 November dengan  nomor/348/Banwaslu-JB/KP.01.00/ Xl/2017. Disebutkan, bahwa hal itu berdasarkan ketentuan pasal 117 Ayat(1) huruf (m) dan penjelasan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.
Selain itu, surat tersebut menegaskan beberapa poin yang harus segera dilaksanakan oleh ketua Panwaslu kabupaten/kota se-Jabar paling lambat hari ini, Senin 13 November 2017.
Salahsatu poin dalam isi surat ketua bawaslu jabar poin satu huruf A yakni , ketua dan anggota panwaslu kabupaten/kota serta ketua dan anggota panwaslu kecamatan untuk tidak bekerja pada intansi/lembaga diluar Panwaslu, baik intansi/lembaga pemerintah, BUMN/BUMD.
Sementara menindaklanjuti surat tersebut, Ketua Panwaslu Kabupaten Sumedang, Dadang Priyatna, mengaku sudah mengirimkan surat ke ketua dan anggota Panwascam se-Kabupaten Sumedang. Namun, menurut anggota Panwaslu Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya, bahwa hingga saat ini baru sebagian yang sudah mengajukan cuti.
Menurut informasi yang ia dapat, sore nanti tiap kecamatan se-Kabupaten Sumedang akan memberikan laporan ke panwaskab.
“Adapun terkait sangsi bagi yang tidak mengindahkan surat tersebut, akan dirapatkan terlebih dahulu dengan komisioner yang lain,” kata Ade, ketika dihubungi via telepon selulernya, Senin (13/11).
Pantauan Korsum di lapangan, didapati beberapa orang yang sampai saat ini masih bekerja aktif di instansi pemerintah di wilayah Kabupaten Sumedang, termasuk yang mendapatkan tunjangan sertifikasi.**[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar