Hiwapa Laporkan Kecurangan Pembangunan Pasar Sandang ke Polres Sumedang

 Kota, Korsum
Diduga adanya kecurangan dan Persekongkolan pada pelelangan dan pembangunan Pasar Sandang Sumedang. Himpunan warga Pasar (Hiwapa) Sumedang melakukan pelaporan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kepada Satreskrim Polres Sumedang.
Menurut Ketua Hiwapa, Asep Rohmat, didampingi Biro Hukum Hiwapa, Dapit Apriyanto, bahwa pelaporan tersebut dilakukan karena Hiwapa menganggap Pemkab dan pengembangan terlalu memaksakan pembangunan pasar. Pasalnya, disaat bersamaan ada warga pasar yang melakukan upaya hukum baik di pengadilan karena masih ada waktu sisa Hak Guna Bangunan (HGB) untuk Sembilan orang warga pasar.
“Yang kita herankan, kenapa pemda masih melakukan pembongkaran padahal upaya hukum, dan jelas masih ada warga pasar yang memiliki HGB," kata Asep, kepada Korsum, di Mapolres Sumedang, usai menyerahkan bukti sebagai pendukung laporannya.
Selain itu, lanjutnya, setelah pembangunan itu selesai, pihaknya juga tetap akan menggugat terkait penyerobotan kios. “Dasar kita jelas adanya HGB, sementara untuk para pedagang sekarang yang menempati kios baru tidak mempunyai bukti yang kuat dan hanya diberikan SKT (Surat keterangan terdaftar) dan bukan HGB," ucapnya.
Ada juga yang lebih parah, katanya, bahwa adanya peralihan peruntukan lahan di taman Pancawarna. Dimana itu peruntukannya untuk Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial (Fasum Fasos), tetapi sekarang kenyataannya saat ini dipakai untuk kios.
“itu yang lebih parah ada alih fungsi lahan. Seharusnya di taman pancawarna itu untuk Fasum fasos, ini sekarang malah dibangun kios sebanyak 21 kios, masih banyak lagi permasalahannya nanti saja kita lihat prosesnya," ungkapnya.
Pada pelaporan tersebut, Hiwapa menyerahkan satu bundel berkas yang berupa 7 item dokumen terkait pembangunan Pasar Sandang berupa 2 eksamplar Putusan Pengadilan Negeri Sumedang tahun 2014 dan 2016, Site plan Pasar Sandang, satu eksemplar Putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat, daftar nama pemohon SHGP dan berkas berkas lainnya yang berhubungan dengan pembangunan Pasar Sandang.
Hiwapa berharap, aparat penegak hukum segera memproses laporannya sesuai dengan harapan warga pasar atau Hiwapa. Dan selain melakukan pelaporan ke Polres Sumedang, sebelumnya Hiwapa juga telah melaporkan ke Kejari Sumedang dan sudah diterima. Kemudian selain itu Hiwapa juga akan terus berupaya melaporkan Ke Kajati, Polda dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Dede Iskandar, saat dikonfirmasi terkait laporan Hiwapa mengatakan, pihaknya mengaku sudah menerima surat laporan pengaduan tersebut. “Surat pengaduan itu akan kami kaji dan pelajari terlebih dahulu, beserta berkas berkas dari Hiwapa,’’ jawabnya.**[Acep Shandy]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar