Jembatan Cibenda Terancam Roboh

Sumut, Korsum
Akibat sering dilalui kendaraan beban berat, jembatan Cibenda Desa Girimukti Kecamatan Sumedang Utara dikhawatir roboh, karena berat kendaraan itu melebihi kekuatan jembatan. Warga menyebut, padatnya volume kendaraan berat aktivitas proyek Tol Cisumdawu mengancam keutuhan jembatan itu.
Padahal, kata Asep warga itu, Pemda Sumedang sudah memperingatkan melalui papan tulisan yang dipasang hampir disetiap ruas jalan dari mulai Patung Kuda Samboja hingga pertigaan Desa Mulyasari Kecamatan Sumedang.  Tulisan itu menyebutkan, hati-hati muatan maksimal 5 ton.
“Namun sepertinya, peringatan Pemda itu tak pernah diindahkan para pengemudi kendaraan berat yang seolah tak sadar bahwa truk Torontan dengan berat muatannya itu hampir 24 ton. Truk itu hilir-muduk setiap saat dijalan provinsi yang punya kekuatan hanya 5 ton,” sebut dia di lokasi, Selasa (24/10).   
Dibenarkan Kades Girimukti, Adang Arifin, akibat sering dilalui truk Toronton kebutuhan aktivitas pengerjaan proyek jalan Tol Cisundawu, saat ini kondisi jembatan Cibenda terancam roboh. Bahkan beberapa tembok tanggul pembatas jembatan itu roboh amburadul hingga berjatuhan dibawah kolong jembatan akibat tersenggol pantat Toronton.
Tanggul jembatan itu sering rusak, tapi sering diperbaiki PT. Wika selaku pelaksana proyek Tol. Namun akibat seringnya tembol tanggul jembatan roboh, akhirnya dibiarkan tergeletak dibawah jembatan. “Kami tidak lagi melaporkan kepada Wika, sebab jalan itu kewenangan provinsi dan juga masuk wilayah pekerjaan Tol Desa Mulyasari,” ujar kades di kantornya, Kamis (26/10).
Kades juga menambahkan, di malam hari keadaan jalan itu gelap gulita karena tidak adanya  penerangan jalan atau PJU. Akibatnya, sering kali terjadi kecelakaan kendaraan roda dua atau empat termasuk kendaraan proyek Tol terperosok keluar dari jalur badan jalan.

“Kami minta kepada pemerintah soal penerangan jalan (JPU) itu. Sebab gelapnya ruas jalan yang aktivitas kendaraannya cukup padat, sering dikeluhkan masyarakat karena tak hanya soal tidaknya JPU, namun minimnya rambu-rambu lalu lintas disepanjang jalan itu,” katanya.**[yf saefudin]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar