Jembatan Cibodas Potensi Kecelakaan

 Surian, Korsum
Jembatan Cibodas Desa Wanasari Kecamatan Surian, berpontensi tumbulkan kecalakaan. Badan jalan jembatan yang terbuat dari deretan kayu balok, sering kali kendaraan roda empat dan roda dua terpelosok karena balok kayu yang menjadi bantalannya, kondisinya sudah lapuk hingga mudah patah jika diinjak kendaraan.
Seperti dialami Ujang sopir truk. Waktu itu, Selasa (31/11), dia membawa truknya melewati jembatan itu. Namun naas, ban depan dan belakang truk terperosok karena kayu yang injak truk patah. Meski tak ada koran jiwa, namun truk sulit keluar akibat bannya kejeblos ditengah jembatan.
“Memang statusnya jalan desa, dimaklum dengan berbagai pertimbangan. namun aneh jika bencana itu terjadi di jembatan yang statusnya milik Pemda seolah dibiarkan amburadul. Merupakan bukti ketidak-berdayaan Pemda Sumedang dalam menyikapi kondisi jembatan seperti ini,” katanya.
Keterangan tokoh warga Dede manikmaya di loksi kejadian, selasa (31/11) menyebutkan, peristiwa sering terjadinya kecelakaan itu, sudah berlangsung cukup lama. Pemerintah desa dan kecamatan sudah mengusulkan perbaikan dan normalisasi sungai Cibodas, namun hingga kini belum ada realisasi.
“Namun, bila Pemda Sumedang tidak mampu merealisasi usulan perbaikan jembatan itu, lebih baik jalan antara Desa Hariang ke Kecamtan Surian kembalikan statusnya dikembalikan menjadi jalan desa. Desa punya DD, sehingga tidak disalahkan jika jembatan itu diperbaiki DD, “tandasnya.
Tia Sutisna sekretaris Desa Wanasari, Selasa (31/9) di kantornya mengatakan, telah beberapa kali diusulkan kepada Pemda Sumedang, tapi yang datang hanya survai dan survey, sementara hasilnya nol besar alias tak ada realisasi hingga saat ini.

“Lebih parah lagi jika malam hari. Area jembatan gelap gulita tanpa penerangan jalan (PJU). Kami berharap Pemda kucurkan dana bencana untuk membeli gelagar kayu jati. Tanggal 27 juli 2018 Pilkada serentak, masyarakat akan menilai siapa figur peminpin Sumedang yang akan peduli keprihatinan masyarakat yang dirasakan saat ini minim perhatian,“ kata dia.**[indang]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar