Lagi, Pasar Tanjungsari Digugat Pemda Siapkan Data dan Saksi Hidup

Kota, Korsum
Meskipun hanya minta waktu untuk audensi, namun Pemkab Sumedang mempersiapan data kepemilikan aset tanah pasar Tanjungsari, termasuk saksi hidup, jika yang mengatasnamakan sebagai ahli waris tanah pasar Tanjungsari itu benar-benar membawa gugatannya kembali ke lembaga peradilan.
Hal itu, dikemukakan Kabag Hukum Setda Sumedang, Ujang Sutisna, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/11). Dulu, kata dia, tanah pasar Tanjungsari pernah digugat ke lembaga peradilan dengan penggugat yang sama, yakni yang mengklaim sebagai ahli waris pasar Tanjungsari.
“Gugatan waktu itu dimenangkan Pemda Sumedang. Tapi mungkin dengan versi lain atau punya data baru, sehingga akan menggugat lagi. Kemarin mereka minta audensi, tapi Pemda minta waktu karena harus mengumpulkan semua bukti dan data kepemilikan tahan pasar termasuk saksi yang saat ini masih hidup,” tuturnya.
Dikatakan, dengan adanya gugatan yang mengklaim sebagai ahli waris tanah pasar itu, tidak akan menghambat rencana Pemkab Sumedang yang akan revitalisasi pasar Tanjungsari. Sebab, semua data aset tanah pasar itu sudah dimiliki Pemda secara sah.
“Hambatan bantuan pusat untuk revitalisasi pasar itu, jika Pemda tidak memiliki data kepemilikan tanah, atau dalam kondisi sengketa karena yang mengklaim ahli waris pasar itu belum sampai kepengadilan baru sebatas minta audensi. Dulu pernah digugat oleh ahli waris yang sama, masa sekarang digugat lagi,” sebutnya.

Jika ahli waris tanah pasar itu mengaku bahwa tanah pasar itu sejak dulu tidak pernah dialih haknya atau diperjual-belikan, lanjut dia, maka buka saja, Pemda juga punya data atas aset tanah pasar itu.**[yf saefudin]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar