Pemerintah Tampung Aspirasi Warga Terkena Dampak Bendungan Sadawarna

Kota, Korsum
Pembangunan Bendungan Sadawarna sudah dipastikan akan dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan, pengujian telah dilasanakan oleh tim dari komisi bendungan yang dibentuk untuk memastikan kelayakan, ketahanan dan keamanan bendungan. 
Tak hanya itu, sosialiasi pun terus dilakukan kepada masyarakat yang terkena dampak. Termasuk, pada Kamis (26/10) lalu.
Saat itu, pemerintah pusat melalui BBWS menggelar rapat terkait pembangunan Bendung Sadawarna. Kali ini, rapat dilakukan di Hotel Betha Kota Subang. Dalam rapat itu, ditampung aspirasi warga tiap tiap desa yang akan terkena dampak pembangunan Bendung Sadawarna. Termasuk, aspirasi dari warga Desa Tanjung Kecamatan Surian Kabupaten Sumedang.
Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Buahdua, Ade Suryaman, mengatakan, aspirasi dari warga Desa Tanjung yang disampaikan yaitu terkait permasalahan jalan. Warga menginginkan akses jalan yang memadai supaya desa jangan sampai terisolir.
"Selama ini, Desa Tanjung merupakan daerah yang akan terkena dampak pembangunan Bendungan Sadawarna. Warga Desa Tanjung menginginkan akses jalan yang memadai. Sehingga, kami menyampaikan hal itu dalam rapat (26/10),” ujar Ade, saat dihubungi via telepon selulernya.
Selain dari Desa Tanjung, jelas Ade, pemerintah pusat juga menampung aspirasi warga tiga desa lainnya di Kabupaten Subang dan Indramayu. Diantaranya, untuk Desa Bantarwaru Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu yaitu terkait kendala di lapangan. Tepatnya masalah legalitas tanah dan sisa tanah yng tak masuk penlok tapi masyarakat tetap ingin dibayar.
"Sementara itu, dari Desa Sadawarna dan Cibalandong Kabupaten Subang tentang relokasi warga," jelasnya. 
Ade menjelaskan luas lahan total di Kecamatan Surian yang afan terkena dampak pembangunan Bendung Sadawarna kurang lebih 508 Hektar. Terdiri dari tiga desa, yaitu Desa Tanjung, Desa Suryamedal dan Desa Surian.
“Untuk Desa Tanjung luas laham yang terkena kurang lebih 252 Hektar. Sisanya, terbagi oleh Desa Suryamedal dan Desa Surian,” tegasnya. 
Dalam rapat tersebut hadir berbagai unsur terkait yang akan terlibat dalam pembangunan Bendungan Sadawarna. Diantaranya, BPN Indramayu, BPN Subang, BPN Sumedang, Kejaksaan Negeri serta beberapa Camat dan Kades dari wilayah Subang dan Indramayu. 
"Sementara dari rombongan kami hadir Camat Surian Drs Bahrudin MSi, Kepala Desa Tanjung Ade Suryaman serta dua orang tokoh masyarakat Desa Tanjung," tuturnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sedikitnya enam desa yang akan terkena dampak pembangunan Bendungan Sadawarna. Masing-masing dua desa berada di wilayah Kabupaten Subang, yaitu Desa Sadawarna dan Desa Cibalandong. Sisanya, berada di wilayah Kabupaten Indramayu satu desa, yaitu Desa Mekarwaru.
Di Kabupaten Sumedang sendiri terdapat tiga desa, yaitu Desa Tanjung, Desa Surian dan Desa Suryamedal.

Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum pun sudah dipastikan akan tergerus proyek pemerintah pusat tersebut.**[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar