Robohnya GOR Awilega, Rugikan Puluhan Juta Rupiah

 Tanjungkerta. Korsum
Gedung Olah Raga (GOR) Desa Awilega Kecamatan Tanjungkerta, belum lama ini roboh rata dengan tanah, akibat ditiup angin Puting Beliung. Peristiwa itu terjadi, Kamis lalu (9/11) sekitar pukul 17,00 sore, ketika hujan lebat dengan putaran angin sangat kencang menyerupai Topan Tornado meluluh-lantakan bangunan GOR yang baru setengah jadi.
Menurut keterangan Kepala Desa Awilega, Dasko, di ruang kerjanya, Rabu (15/11), angin Puting Beliung disertai hujan lebat, tak hanya menghancurkan GOR, namun menumbangkan juga beberapa pohon besar di sekitar wilayah itu hingga timbulkan kerugian cukup besar.
“Rencananya GOR itu akan dijadikan gedung serba guna termasuk gedung kesenian. Namun haparan itu pupus sudah gara-gara ditiup anging Puting Beliung. Masih untuk kantor desa selamat, bahkan dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, meski saat itu sedang berkumpul para ibu PKK di kantor desa,” ungkapnya.
Dikatakan, GOR yang dibangun dari ADD dan swadaya masyarakat sekitar Rp 50 juta. Tapi kini hancur sirna ketika tanpa bekas, sementara dana Rp 50 juta sia-sia. Bangunan GOR belum terpasang kerangka atap, baru  susunan Batu Bata setinggi 12 meter dengan lebar 4,5 meter dan panjang 12 meter, kerjakan secara swakelola desa.
Dengan terjadinnya GOR roboh, lanjut dia, tokoh masyarakat setempat menggelar musyawarah membahas pembangunan kembali GOR itu. Surat dilayangkan kepada pihak kecamatan bahkan masyarakat  berharap ada kucuran dana Baznas Sumedang untuk membangun kembali GOR itu.

Namun pihak Baznas saat ditemui warga, setengah menolak. Sebab Baznas menyarankan bahwa surat berupa proposal harus langsung ditujukan kepada pihak Baznas, sehingga usulan bantuan dana akan terealisasi sesuai permohonan.**[indang]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar