Tahun 2018 Seluruh Desa Harus Miliki BUMDes

 Kota, Korsum
Sampai akhir tahun 2017 ini, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan sudah dapat terbentuk di seluruh desa yang ada di Kabupaten Sumedang. Namun begitu, harus terlebih dahulu mengetahui dan mempelajari potensi yang berada di wilayahnya, baik potensi berupa produk unggulan ataupun kawasan unggulannya masing-masing.
"Untuk bisa mendirikan BUMDes, para Kepala Desa harus melakukan mapping terkait potensi yang dimiliki desa. Setelah itu bisa ditentukan rencana bisnisnya," terang acara Sosialisasi BUMDes dan penandatanganan MoU dengan BNI’46, Rabu (8/11) di Aula Tampomas Gedung IPP Sumedang.
Bupati berharap, dengan difasilitasi oleh Bank BNI'46 beserta stakeholder terkait, tahun 2018 mendatang, setiap desa di wilayahnya dapat memiliki BUMDes sehingga menjadi pendorong peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya.
"Mendirikan BUMDes itu tidak gampang, tapi dengan kehadiran Bank BNI sebagai mitra pemerintah dalam memfasilitasi keuangannya, mudah-mudahan paling lambat akhir tahun 2017 ini seluruh desa sudah mampu mendirikan BUMDes," ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Teddy Mulyono mengatakan, sebagai upaya penguatan ekononi perdesaan, salah satu caranya dengan mendirikan BUMDes di masing-masing desa. Sebab, penguatan ekonomi harus dibangun mulai dari pedesaan.
Kabupaten Sumedang sendiri saat ini telah memiliki 81 BUMDes aktif dari total keseluruhan 165 BUMDes yang sudah terbentuk di wilayah Pemkab Sumedang.
"Dari 270 desa di Sumedang, baru ada sekitar 81 BUMDes aktif, dan tentu ini harus dianalisis juga karena keberadaan BUMDes adalah wajib," kata Teddy.
Sementara itu, perwakilan pimpinan BNI wilayah Bandung, Oktovianus menuturkan, BNI sebagai salah satu Bank BUMN berharap dapat turut membantu masyarakat desa dalam mengasah potensi yang dimiliki sekaligus menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berdaya saing.

"Kami berharap dapat menjadi bagian pembangunan masyarakat desa dan turut serta dalam pembentukan BUMDes. BUMDes sebagai badan usaha milik desa juga tentunya dapat menjadi pelopor bisnis masyarakat, sehingga desa menjadi mandiri,” ucap Okto.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar