Warga Protes Pembangunan Artesis di Panyirapan


Sumut, Korsum
Warga Dusun Panyirapan Rt01 Rw 05 Blok Sayuran Desa Mekar Jaya Kecamatan Sumedang Utara mengeluhkan terkait dengan pembangunan artesis di lingkungannya. Pasalnya, warga Rt01 Rw05 tersebut merasa tidak menandatangani lebih jauhnya tidak ada sosialisasi dari Desa Mekarjaya bahwa akan di bangun artesis, bahkan aparat desa dan Kepala Desa Mekarjaya pun tidak mengetahui hal tersebut.
“Pada intinya atas pembangunan artesis tersebut, kami warga menolak adanya pembangunan itu. Di bangunnya artesis tersebut ijin warganya hanya ditandatangani beberapa Kepala Keluarga (KK) saja. Sementara, dampaknya bukannya hanya beberapa keluarga , tapi akan terasa oleh semua warga. Yang menjadi pertanyaan warga, kenapa tidak ada sosialisasi terlebih dahulu?,” ungkap Ketua Rt 01 Rw 05, Tatang, saat dikonfirmasi Korsum, Kamis (26/10), di kediamannya.
Seharusnya terbuka, kata Tatang, dan dijelaskan ke warga bahwa akan dibangun artesis, justru hal tersebut tidak dilakukan oleh pihak pengusahanya, malah menyuruh salah satu warga lalu oleh salah satu warga tersebut di datangi ke rumah warga yang lainnya untuk minta tandatangan dan diberikan imbalan.
“Orang suruhan dari pengusaha itu, keliling meminta tandatangan warga sekitar saja, yang lokasi pengoboran artesis tersebut ada di wilayah Rt05 berbatasan dengan Rt01, memangny warga Rw05 itu hanya Rt05 saja?, yang kami fikirkan adalah dampak kedepannya, bukan sekarang. Yang saya dengar salah satu warga yang disuruh oleh pengusaha untuk meminta tandatangan itu adalah ketua Rt02 yang notabene secara hukum Rt02 belum diakui oleh Desa Mekarjaya karena hingga saat ini belum ada pemekaran Rt lagi,” jelas Tatang.
Lebih jauh Tatang mengatakan, kalau masih saja aktivitas pembangunan artesis tersebut masih dilaksanakan, maka kami warga Dusun Panyirapan akan menghentikan aktivitas tersebut. Silahkan saja, kami bersama sama dengan warga yang tidak setuju adanya pembangunan artesis etrsebut akan adakan aksi.
Dikonfirmasi Korsum, Sabtu (28/10), Kepala Desa Mekarjaya Kecamatan Sumedang Dudung mengatakan bahwa pihak desa hanya menerima surat tembusan saja, itupun suratnya ditujukan kepada Kecamatan Sumedang Utara desa hanya sebatas tembusan.

“Yang kami inginkan bukan seperti itu caranya. Cobalah dihargai, yang kami inginkan sosialisasi dulu lah, bukan surat tembusan yang datang dengan isi suratnya bahwa akan dilaksanakan pembangunan artesis pada tanggal dan hari sudah di tetapkan, nah kami bingung, sosialisasikan dulu. Jadi hingga saat ini tidak ada sosialisasi terkait dengan pembangunan artesis,” jelas Kepala Desa Mekarjaya, Dudung, saat dikonfirmasi Korsum, melalui telepon genggamnya.**[Dady]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar