Dukung Widodo-Sonia Warga Ciledre Tandatangan Massal

Kota, Korsum
Menanggapi banyaknya KTP fiktif yang digunakan oleh Bakal Calon Bupati dari Jalur Perseorangan yang beredar di media sosial, ditanggapi dingin oleh relawan pendukung pasangan bakal calon Setya Widodo dan Sonia Sugian.

Seperti yang dilakukan warga Kampung Ciledre, Desa Cibubuan, Kecamatan Conggeang. Para relawan melakukan pengumpulan KTP dengan gaya yang berbeda. Yaitu dengan menandatangani sebuah kain putih yang bertuliskan dukungan kepada Setya Widodo dan Sonia Sugian.

"Kami berinisiatif untuk menunjukan bahwa tidak semua yang diberitakan itu benar. Dan kami ingin membuktikan, bahwa disini kami juga berusaha untuk menarik dukungan dengan cara yang baik dan benar tanpa ada unsur paksaan. Selain itu Banyaknya pihak yang seolah melemahkan jalur perseorangan, justru menjadi motivasi tersendiri bagi pendukung widodo sonia dalam mengumpulkan dukungan." terang Iwan salah seorang pendukung Widodo-Sonia, pada Korsum melalui sambungan teleponnya, Kamis (21/12).

Iwan juga menjelaskan, penandatanganan dukungan tersebut bukanlah sebuah reaksi dari gencarnya isu KTP fiktif yang berkoar di media sosial. "Kesalahan pasti ada, dan akan menjadi bahan bagi kami untuk  instropeksi. Terus terang saja, saat ini kami semakin termotivasi untuk mencari dukungan sebanyak-banyaknya dengan cara yang sesuai prosedur KPU," jelasnya.

Ketika dikonfirmasi akan adanya aksi tersebut, Bakal calon bupati Sumedang Kompol (purn) Setya Widodo, membenarkan  adanya aksi tandatangan masal yang dilakukan oleh warga Ciledre.

"Benar, temen-temen dilapangan koordinasi untuk penggalangan KTP dengan cara yang berbeda dengan biasanya. Ya saya persilahkan saja selama itu sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh KPU," tuturnya saat dikonfirmasi Korsum di poskonya Kamis (21/12).

Sementara itu menanggapi permasalahan KTP fiktif, Widodo merasa jika itu tidak benar. Pasalnya, pihaknya mengaku jika KTP tersebut mayoritas diantar langsung oleh masyarakat yang sepenuhnya mendukung. 
"Karena jumlahnya banyak, saya sendiri sampai tidak mengenali satu persatu terhadap mereka yang menyerahkan KTP.  Terkait dengan ditemukannya dukungan ganda, ya kami serahkan kepada masyarakat itu sendiri apabila mendukung saya, kami ucapkan terimakasih. Bagi yang tidak, itu merupakan hak masyarakat itu sendiri," jawabnya.

Widodo juga menambahkan, bilamana ada syarat KTP dukungannya yang bermasalah, pihaknya akan sepenuhnya mempercayakan kepada KPU sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ada. 

"Lolos atau tidaknya, hingga terpilih menjadi bupati merupakan campur tangan alloh SWT. Sebagai manusia kita hanya berikhtiar dalam menjemput takdir, saya yakin KPU sebagai lembaga yang dipercaya oleh undang-undang untuk melaksanakan pilkada ini. Dan  yang terpenting KPU tentunya tidak dapat diintervensi oleh pihak manapun." pungkasnya. **Acep Shandy
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar