Milangkala Lestarikan Senibudaya

Pamulihan, Korsum
Hari jadi atau Milangkala Kecamatan Pamulihan ke 17 yang dipusatkan di lapangan sepak bola Tunggul Hideung,dipadati ribuan warga yang ingin menyaksikan kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan dapat diisi acara senibudaya. Diantaranya yakni pasanggiri, reak perwakilan tiap desa, upacara adat, rampak silat, tari jaipong, degung, oray-orayan masal, dan doa bersama untuk Palestina,” ujar ketua Pelaksana Yoga Utama kepada sejumlah wartawan, Sabtu (30/12).

Dikatakan, dengan mengambil tema Si Kabayan (Sing Inget Kabeh Baraya Pamulihan), tampaknya acara berjalan meriah dan bisa diikuti seluruh komponen masyarakat di Pamulihan.

“Tema tersebut mempunyai arti yang sangat luas, yang pada intinya harus ingat bahwa semua warga pamulihan adalah saudara,” ucapnya.

Sehingga, panitia berinisiatif menggelar kegiatan baik kegiatan Sosial, Keagamaan dan pementasan seni dengan meriah agar dapat diikuti oleh masyarakat dan kami tekankan bahwa kita adalah saudara.

Bukan hanya itu, kata yoga, pihaknya pun berusaha melestarikan seni budaya Oray-orayan yang saat ini jarang dipentaskan.

Dilokasi kegiatan Camat Pamulihan Hari Tri Santosa mengapresiasi kegiatan tersebut, dengan harapan mampu mempertajam kebersamaan.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada para panitia yang sudah berjibaku menyukseskan acara tahunan itu, dan ini menunjukkan bahwa warga Pamulihan tetap kompak dan kondusif,” ujarnya**[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar