Perda RTRW Harus Segera Direvisi

 Kota, Korsum
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus segera direvisi karena sudah tidak sesuai lagi dengan eksisting Kabupaten Sumedang saat ini.
Kecuali itu juga, menurut Wakil Ketua DPRD Sumedang, Edi Askhari, Perda tentang RTRW yang baru ini pun sebenarnya sangat ditunggu oleh para calon Bupati Sumedang yang akan melakukan kontestasi dalam Pilkada 2019 mendatang.
“Hasil revisi RTRW Kabupaten Sumedang tersebut nantinya akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ujarnya usai mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektor terkait revisi RTRW Kabupaten Sumedang di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurut Edi, pembahasan RTRW yang dilakukan di Jakarta itu, tentunya merupakan bagian penting dari proses penyusunan Perda tetang RTRW baru.
"Kami harus secepatnya menerbitkan Perda RTRW yang baru karena para investor pun sangat menunggu terbitnya Perda RTRW yang baru ini untuk menentukan rencana pembangunan di Kabupaten Sumedang," katanya.
Dikatakan Edi, sampai saat ini tingkat investasi di Kabupaten Sumedang masih sangat rendah, untuk itu Pemerintah Daerah harus mengeluarkan kebijakan yang dapat menarik para investor supaya mau berinvestasi di Sumedang.
Sementara Bupati Sumedang, H. Eka Setiawan mengatakan, untuk dapat merevisi RTRW ini tentu bukan hal yang mudah, sebab Pemkab harus melaksanakan tahapan demi tahapan, termasuk melakukan koordinasi lintas sektoral dengan sejumlah kementerian terkait.
"Dan yang kita bahas di Jakarta itu merupakan salah satu proses untuk merevisi RTRW. Dimana saya bersama DPRD dan SKPD terkait telah memaparkan Rancangan Perda RTRW baru Kabupaten Sumedang kepada pihak Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta sejumlah pihak Kementerian terkait lainnya," kata Eka.
Latar belakang dari keinginan Pemkab untuk merevisi Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang RTRW itu, lanjut Eka, merupakan salah satu upaya pengembangan wilayah agar lebih optimal, guna mewujudkan sentra-sentra baru serta pencegahan timbulnya kejadian bencana.
"Revisi RTRW ini tentunya untuk meningkatkan daya saing. Tapi yang paling penting, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus untuk menindaklanjuti berbagai kebijakan nasional yang telah dilaksanakan di Kabupaten Sumedang," ujarnya.
Untuk realisasi dari penerbitan Perda RTRW baru ini, tutur Eka, pihaknya kini hanya tinggal menunggu rekomendasi dari pihak Kementerian ATR/BPN.
“Apabila pengajuan revisi RTRW ini disetujui atau direkomendasi, maka Pemkab bisa langsung mengesahkan Perda RTRW yang baru tersebut,” pungkasnya.**[Hendra]


Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar