Peringati HMPI dan BMN Tanam 25 Pohon Seumur Hidup

 Jatigede,Korsum
Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tingkat Jawa Barat tahun 2017, digelar di Wisata Panenjoan Desa Jemah Kecamatan Jatigede, Selasa (28/11). Kegiatan tersebut bertema 'Tanam 25 Pohon Seumur Hidup'.
Berbagai tokoh dan unsur hadir dalam kegiatan itu. Diantaranya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Munardo, Wakapolda Jabar Brigjen Pol Drs Supratman, Kadis Kehutanan Provinsi Jawa Barat Budi Susatijo, Danrem 062/Tarumagara Kolonel Inf. Joko Hadi Susilo, Asintel Dam III/ Siliwangi Kolonel Kav Asep Ridwan serta stap ahli bidang Ilpengtek Kolonel Iman.
Hadir pula Dirjen PDAS-HL Dr Hilman Nugroho, Plt Asisten Pembangunan Kabupaten Sumedang, Amim,  Adm Perhutani Sumedang Noor Rochman Adm Perhutani Provinsi Jawa Barat, ketua kelompok tani se-Jabar, Forkopimka Jatigede dan para tamu undangan lainnya. Termasuk, warga Kecamatan Jatigede.
Kadis Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Budi Susatijo mengatakan, kegiatan HMPI dan BMN dilakukan dengan sejumlah tujuan. Pertama menambah tutupan lahan dan hutan guna mencegah longsor, banjir, kekeringan dan kebakaran. Kedua, sebagai tempat konservasi keanekaragaman hayati. Ketiga, menyerap karbondioksida untuk antisipasi dampak perubahan ikilim serta, mendukung upaya ketersediaan pangan, energi dsan ketersediaan air.
"Sementara, maksud dari kegiatan HMPI dan BMN tingkat Provinsi Jabar tahun 2017 adalah sebagai sarana edukasi, peningkatan kepedulian, kemampuan dan kemandirian masyarakat akan pentingnya memelihara dan menanam pohon. Lainnya, yaitu mengajak seluruh lapisan masyarakat melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon berkelanjutan untuk mitigasi perbahan iklim dan merehabilitasi hutan dan lahan," ujar Budi mengawali perbincangannya.
Disebutkan, kegiatan tersebut mempunyai strategi pencapaian, yakni memfasilitasi pembentukan dan penguatan kelembagaan penyelenggaraan penanaman pohon secara lintas sektoral di tingkat provinsi dan kabupaten. Kedua, mensinergikan program penanaman pohon secara lintas sektoral dengan melibatkan unsur pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. 
Sementara, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyebutkan, di Jawa Barat dalam rangka menurunkan gas rumah kaca sebesar 26 persen dengan upaya sendiri atau sampai 41 persen dengan dukungan internasional sampai tahun 2020 telah dilaksanakan berbagai kegiatan. Seperti Gerakan Gandrung Tatangkalan (Rak Gantang tahun 1972), program Inpres reboisasi dan penghijauan (1976), gerakan rehabilitasi lahan kritis (GRLK, 2003) serta gerkan nasional rehabilitasi hutan dan lahan (GNRHL/Gerhan, 2004). 
"Tahun 2015 ada GRLK dan rehabilitasi lahan DAS Citarum. Tahun 2016, ada gerakan Citarum bersih indah dan lestari, Geopark Ciletuh serta RHL Quicwin. Pada tahun 2017 ada pembangunan persemaian di DAS Besar, rehabilitasi hutan mangrove dan penghijauan Jatigede. Semua kebijakan itu sudah dilakukan secara sungguh sungguh," jelasnya.
Dikatakan Aher, untuk meningkatkan upaya dalam rangka pelestarian lingkungan, melalui HMPI dan BMN harus disinergikan dan dilakukan dalam upaya mendukung perbaikan kualitas lingkungan di Jawa Barat. 
"Itu dilakukan untuk mengurangi seminimal mungkin terjadinya bencana alam sekaligus juga meningkatkan ketahanan pangan," tandasnya.
Aher menyampaikan, tahun 2016 melalui penanaman dan pemeliharaan pohon, telah dilakukan penanaman sebanyak 33.940.513 pohon dari target 184.000.000 pohon. Terdiri dari sektor kehutanan sebanyak  29.960.593 pohon dan sektir non kehutanan sebanyak 3.979.920 pohon.
Menurutnya, pada tahun 2017 Dinas Kehutanan Provinsi Jabar telah melakukan penanaman sebanyak 5.126.875 pohon. Terdiri dari penanaman pada lahan kering milik masyarakat sebanyak 5.000.000 pohon. 
"Semuanya tersebar di kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat telah berkomitmen untuk menghijaukan Jawa Barat melalui pemberdayaan masyarakat," pungkasnya.

Selain mencanangkan penghijauan di wilayah Bendungan Jatigede, gubernur juga melakukan penyerahan penghargaan dalam rangka peringatan HMPI dan BMN Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2017. Gubernur juga memberikan bibit tanaman kayu ke siswa-siswi SMP/SMA, mahasiswa, kelompok tani serta bupati dan walikota. **[F.Arif]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar