Cetak Ribuan Suket Sebagai Pengganti Sementara KTP Elektronik

 Kota, Korsum
Saat ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang sedang melakukan pencetakan ribuan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti sementara KTP Elektronik setelah sebelumnya melakukan perekaman e-KTP secara massal bagi penduduk yang belum terekam untuk data e-KTP-nya.
Menurut Kabid Informasi Kependudukan pada Disdukcapil, Agus Beni Triyadie, sesuai intruksi Mendagri yang ditindaklanjuti dengan intruksi Bupati kepada seluruh Camat, untuk melakukan perekaman secara massal bagi penduduk yang belum terekam data e-KTPnya.
“Salahsatu tujuannya, sebagai upaya untuk mendukung terselenggaranya Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2018 mendatang,” katanya, Rabu (17/1) di kantornya.
Sebenarnya, kata Beni, pelaksanaannya sudah berjalan sejat tahun 2017 lalu dan sekarang tinggal sisanya saja di beberapa kecamatan yang belum selesai.
“Dari data kami, ada sekitar 2400an yang belum terekam. Itu hanya ada di empat kecamatan, yaitu kecamatan Pamulihan, Cisitu, Jatinunggal, dan Jatigede. Mudah-mudahan ini bisa selesai secepatnya,” katanya lagi.
Beni menuturkan, tindaklanjut dari proses perekaman secara massal ini, pihaknya juga sedang mencetak suket secara massal. Artinya, penduduk yang sudah melakukan perekaman data tersebut, nanti diterbitkan surat keterangan pengganti sementara e-KTP untuk dibagikan kepada penduduk yang bersangkutan, minimal sebagai pegangan sebelum e-KTPnya jadi.
“Kalau e-KTPnya sudah jadi dan dikirimkan melalui Pos sebagaimana kebijakan pimpinan kami, suket tersebut dengan sendirinya dinyatakan tidak berlaku. Kalaupun nanti sampai hari H pemungutan suara pada pilkada pada 27 Juni 2018, masih ada diantaranya yang belum selesai KTP elektroniknya, suket tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bukti legal untuk menggunakan hak pilihnya,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga menjaring para pemilih pemula yang belum pernah memiliki KTP dari sekolah setingkat SLA. Dari sekolah yang ada di Sumedang kota, hanya 600 orang yang sudah memiliki hak pilih.
“Kalau sekolah yang ada di kecamatan lainnya, jumlahnya bervariasi sesuai dengan target masing-masing kecamatan. Perekamnnya pun diserahkan kepada tim kecamatan masing-masing dan itu masuk kepada perekaman kecamatan,” lanjut Beni.
“600 lembar suket yang sudah dicetak untuk pelajar sekolah di Sumedang kota, akan diserahkan kepada sekolah masing-masing untuk dibagikan kepada yang bersangkutan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Edi Askhari mengaku bangga kepada Disdukcapil. Sebab, dengan keterbatasan sarana dan prasarana, masih mampu melayani masyarakat dengan baik. Namun demikian, Edi meminta petugas Disdukcapil tetap meningkatkan pelayanan.
"DPRD sudah mendapatkan data yang jelas terkait masalah pelayanan di Disdukcapil ini. Disduk harus mengedepankan pelayanan maksimal kepada warga pemohon KTP, Kartu Keluarga, Akte maupun administrasi kependudukan lainnya," ujarnya saat melakukan kunjungan beberapa waktu lalu.
Edi juga mengingatkan persoalan yang harus diperhatikan Disdukcapil saat ini. Diantaranya soal daftar pemilih tetap (DPT) dalam menghadapi pilkada 2018.
Sementara Sekretaris Disdukcapil, Tatang Setiadi mengungkapkan berbagai program kerja yang telah, sedang dan akan dilakukan. Di antaranya, melakukan penertiban nomor induk kependudukan, database kependudukan dan database/dokumen e-KTP.
Selain itu juga, masalah sarana dan prasarana pendukung lainnya, seperti perbaikan gedung da penambahan beberapa unit kendaraan operasional untuk pelayanan keliling.

“Saat ini kami  hanya memiliki satu unit kendaraan saja,” pungkasnya.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Man Koswara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar