Pengembangan Kapasitas Produksi PDAM

Kota, Korsum
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Medal terus kembangkan  kapasitas produksi dengan membangun SPAM baru di green area  khusus pada wilayah yang  belum dimiliki. Potensi air baku sebagai sumber air seperti sungai  atau  pembuatan sumur dalam.
Menurut kabag Humas PDAM Uus Rusli, sesuai PP no.16 tahun 2005 tentang Sistem Penyedian Air Minum, maka kewajiban penyedia air baku adalah tanggungjawab pemerintah pusat dan daerah. Dengan demikian PDAM  memasang strategi dalam perbaikan catchment area melalui program idle capatity.
 “Bila air baku menurun lebih kecil dari kapasitas terpasang maka dilakukan reboisasi yang berkerjasana pihak kedua. Program reboisasi ini secara langsung tidak bisa dilakukan PDAM seperti pengadaan bibit dan pemeliharaan, maka harus kerjasama Dishut, KSDA atau BLH,” tutur Uus di ruang kerjanya, Kamis (11/1).
Peningkatan pemerataan pelayanan air minum dalam menunjang akses 100% di wilayah terduga miskin rawan air, akan dikembangkan  Depot Air Minum siap setiap saat dengan supply menggunakan truk tangki yang diolah seperti isi ulang. Selanjutnya, memanfaatkan idle kapasitas diupayakan air minum dalam kemasan.
Disebutkan, optimalisasi pemerataan distribusi air ke lapangan dengan perhitungan besar-panjang pipa (Hidrolik) dan pengesetan valve serta pengesetan fitkran agar aliran ke konsumen minimal memenuhi kewajiban pokok 10 m3/SL. Tapi berdasarkan analisa kondisi eksisting mampu 15 m3/SL.
Pelatihan SDM
Masih kata Humas, setiap tahun jumlah pelanggan PDAM terus mengalami meningkatan sehingga  dituntut harus terus membenahi management baik dibidang administarsi, teknik mapun bidang pelayanan.
“Secara berkala, PDAM melakukan pelatihan dan pembinaan terhadap karyawan. Karena dengan pelatihan  merupakan upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)  karyawan PDAM yang lebih handal dan profesional,” tandas Uus.  
Pelatihan di bidang administrasi dan teknik, maka PDAM jalin kerjasama dengan sekolah perguruan tinggi dalam rangka meningkatan mutu pendidikan. Namun peningkatan dan penempatan SDM itu  disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan.

Kontrak kinerja disesuaikan dengan nilai yang dihitung BPKP dalam menilai kinerja PDAM  dari aspek keuangan, operasional dan manajemen. Antara lain pendapatan perusahaan, Efisiensi penagihan, penurunan kehilangan air, penurunan keluhan pelanggan, kemampuan mengevaluasi kondisi eksisting SPAM, training for trainer mengayomi, membina dan melindungi.**[yf saefudin]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar