Ditolak Panwaslu, Ecek Banding ke PTUN

Kota, Korsum
Gugatan  Bapaslon Ecek Karyana- Tatang Sudrajat (Eta,red)  akhirnya ditolak majelis  musyawarah  sengketa pilkada  Sumedang.
Hal itu disampaikan pimpinan  majelis permusyawaratan sengketa  pilkada  Dadang  Priatna Selasa (27/2), di sekertariat Panwaskab  Sumedang.

Dikatakan Dadang, putusan tersebut atas keberatan terkait sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan pihak termohon dalam hal ini KPU Sumedang.
Keberatan itu, saat proses tahapan pilkada, terutama pada proses verifikasi faktual yang diduga merugikan pihak pemohon.
"Keputusan tersebut sudah disampaikan sudah diputuskan oleh majelis musyawarah, dan hasilnya ditolak, "jelasnya.

Agenda pengambilan keputusan tersebut merupakan sidang ke lima yang digelar majelis. Hadir dalam sidang, pimpinan majelis musyawarah yakni Ketua Panwaslu Dadang Priatna dan anggota Haidar Usman serta Ade Sunarya.

Pemohon atas nama Ecek Karyana dengan kuasa hukum Idang Sugesti SH, MM didamping Ketua LO Jajang Uyung.
Kemudian, termohon, pihak KPU diwakili oleh Elsya Tri Ahadini, Usman Ruhiat dan Rahmat Suanda Praja yang didampingi kuasa hukum Absar Kartabrata SH, MH.

Menurut Dadang Priatna, rangkaian sidang digelar berdasar pada permohonan pemohon dengan nomor register 001/PWSL/13.25/ISI/2018.

“Kami telah melakukan proses musyawarah sesuai aturan yang berlaku untuk menindaklanjuti permohonan keberatan dari Ecek Karyana – Tatang Sudrajat sebanyak 5 kali,” ujar dia.

Namun setelah di lakukan kajian, terkait adanya dugaan kecurangan dilapangan yang dilakukan pihak termohon.
Tidak serta merta akan bisa merubah pemohon (Ecek Karyana-Tatang Sudrajat) memenuhi syarat minimal dukungan sebanyak 62.895 suara.

Dadang menyebutkan, banyak keberatan yang disampaikan pemohon lemah dan terbantahkan. Dia menyebutkan, dasar dasar pengambilan keputusan yang dilakukan majelis berdasar pada pasal 144 ayat 1 UU. No.10 Tahun 2016 dan Pasal 37 Perbawaslu No.15 tahun 2017 tentang tata cara penyelesaian sengketa pilkada.

“Bahwa setelah memeriksa permohonan pemohon, jawaban termohon dan saksi saksi serta pihak terkait.Pimpinan musyawarah, mempertimbangkan, bahwa pemohon (Ecek Karyana) tidak bisa membuktikan keberatannya secara fakta hukum,” tuturnya.

Ia menambahkan, berdasarkan materi tersebut pihak majelis sidang menolak permohonan atas keberatan pemohon (Ecek Karyana).

Keputusan penolakan ditandatangani oleh semua komisioner Panwaslukab Sumedang.
“Keputusan tersebut sudah bersipat final. Namun ketika pemohon tidak menerima bisa banding ke tingkat lebih tinggi ke PTUN selama 3 hari,” ucap Dadang.

Sementara itu pihak pemohon, Ecek Karyana menyatakan akan naik banding ke pihak PTUN. Dirinya tidak terima atas keputusan majelis musyawarah.
"Saya  akan  banding dan mem PTUN kan  KPU Sumedang," ungkap  Ecek**(F. Arif)
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar