Satpol PP Segel Bangunan Liar yang Berdiri di Tanah Negara

Kota, Korsum
Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Sumedang menutup bangunan liar yang berada di jembatan Cipeles. Penutupan bangunan liar yang berada di tanah negara tersebut karena  melanggar sepadan Sungai dan Jalan. 

Menurut Sekretaris Satpol PP H. Karyono didampingi PPNS Dede Rahya bahwa, bangunan tersebut berada di tanah negara dan melanggar sepadan sungai dan sepadan jalan. "Walaupun sudah ada ijin dari pihak kecamatan, kami tetap tutup karena sudah melanggar dan berada di tanah milik negara." ucapnya saat dikonfirmasi Korsum di Kantor Satpol PP Sumedang, Rabu (14/2).

Lebih lanjut, Karyono mengatakan, saat ini Satpol PP sudah memanggil pemilik bangunan yang dan minta klarifikasi/keterangan." Kita panggil pemilik bangunan untuk klarifikasi dan diminta menandatangani pernyataan," tuturnya.

Karyono juga menambahkan,  Bangunan tersebut melanggar Peraturan Daerah kabupaten Sumedang No. 15 Tahun 2011 tentang bangunan dan gedung."Kedepannya kita akan menertibkan bangunan bangunan liar terutama yang berdiri ditanah negara. Dan untuk penyegelan bangunan saat ini supaya memberikan efek jera agar tidak terjadi lagi." tandasnya.**Acep Shandy
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar