Dinas Pendidikan sepakat USBN SMP mulai tanggal 9 April 2018


Kota, Korsum
Sebagaimana diketahui, terkait dengan jadwal pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) yang dalam hal ini ditentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan kabupaten/kota. Berdasarkan zona (kluster) kelompok kerja guru (KKG)/musyawarah guru mata pelajaran (MGMP)/forum tutor, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang pun mengklarifikasi akan hal tersebut.
Dalam klarifikasinya, Kepala Seksi kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Edi Suwardi,  menyatakan bahwa, dalam hal ini Dinas Pendidikan hanya sebagai fungsi koordinatif.
"Soal itu saya luruskan bukan diserahkan ke Disdik, tapi hanya dikoordinasikan kepada Dinas. Sebab kalau tidak dikordinasikan dikhawatirkan tidak akan sama,” tuturnya, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (21/3)
Dikatakan Edi, dalam penjadwalan USBN, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menetapkan jadwal USBN dalam jangka waktu tertentu. Namun dalam penjadwalannya Kementrian mengembalikan rentan jadwal tersebut untuk ditentukan oleh masing-masing Dinas Pendidikan Provinsi maupun kabupaten/kota.
"Dari jadwal itu yang tanggal 9-16 april 2018, ada pengecualian, yaitu mata pelajaran agama harus tanggal 16, oleh sebab itu kami panggil MKKS (sub rayon), sok mangga kita mah Dinas Pendidikan hanya mengkoordinasikan saja mau kapan digelarnya USBN dengan catatan se-Kabupaten harus sama. Sebab kalau tidak sama soal bisa bocor," katanya.
Kendati demikian, lanjut Edi, atas dasar musyawarah bersama MKKS, mereka tidak sepakat dengan jadwal tersebut. Hal ini dikarenakan rentan jadwal yang mendekati tahap ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
"Jadi berdasarkan musyawarah dengan MKKS sempat ada usulan katanya USBN (SMP/Mts) itu jangan digelar mulai tanggal 16, 17,18,19, 20 maka akan langsung ke jadwal UNBK (SMP/Mts). Sehingga mereka mengambil kesepakatan tanggal 9-16, jadi dalam hal ini Dinas hanya mengkoordinasikan, bukan diserahkan ke Disdik," jelasnya
Selain itu, Edi menambahkan, hal tersebut sebagai upaya atau langkah persiapan supaya serta merta sekolah bisa mempersiapkan UNBK secara optimal secara sarana prasarana.
"Kan untuk UNBK itu dimulai dari persiapan ruang persiapan komputer, operator, server. Jadi dalam jangka waktu antara 16-20 kesana kan ada waktu tuh buat sekolah untuk mempersiapkan UNBK yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 April," tandasnya
Oleh sebab itu, dalam hal ini Dinas berfungsi sebagai fungsi kokrdinatif. Hal itu dilakukan supaya semua sekolah bisa seragam dalam hal penjadwalan USBN oleh waktu yang ditetapkan oleh kemendikbud lewat prosedur operasional standar.
"Jadi hal itu untuk mencegah adanya ketidakaturan dalam jadwal kan Kementrian sudah memberikan rambu-rambunya, tinggal bagaimana sekolah bisa melaksanakannya sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Kalau misalkan di Tomo tanggal segini, di Wado tanggal segini di Pamulihan tanggal segini, ya tidak teratur dong," pungkasnya.
Diminta tanggapannya  Dadang Romansah sekretaris  komisi  C pada DPRD Sumedang berharap USBN  sesuai  jadwal yang  sudah ditentukan."Kami berharap  USBN berjalan sesuai dengan kalender pendidikan dan diharapkan semuanya aja lancar  tidak  terjadi  kebocoran  soal," harapnya.
Dikatakan,  ia beserta jajarannya akan memantau proses USBN di Sumedang. “Kami dijajaran DPRD khususnya Komisi  C akan mengawasi jalannya  ujian sekolah bersetandar nasional  nanti ,” jelasnya.**[F. Arif]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar