Honorer di Sekolah Swasta Minta Diikutsertakan Ujian CPNS


Buahdua, Koran Sumedang
Para tenaga guru honorer Kategori 2 (K2) sekolah swasta mengaku pesimis bisa diangkat PNS. Sebab berdasarkan pengangkatan CPNS beberapa tahun lalu, tenaga honorer dari sekolah swasta ini tidak diperbolehkan ikut ujian CPNS. Sehingga berharap, jika ada pengangkatan CPNS tahun ini, minta diikutserta ujian seleksi CPNS.
Sebab, tenaga guru honerer dari sekolah swata maupun sekolah negeri sama-sama mengabdikan diri di sekolah, ikut mencerdaskan bangsa. Bahkan tenaga honorer swata ini ada yang dari tahun 2002, namun sampai tahun 2018 ini tenaga honerer itu belum ada yang diangkat PNS.
Seperti dikatakan seorang guru honorer swasta yang tidak mau disebut identitasnya, Selasa (10/4), bahwa hampir semua tenaga guru honorer dari sekolah swasta di Sumedang mengeluh karena tidak diperbolehkan ikut seleksi  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
“Kami tidak mengerti, mengapa tenaga guru honorer sekolah swata selalu disisihkan seolah dipetak-petakan antara sekolah swata dan sekolah negeri. Padahal mereka selalu disiplin tepat waktu, tidak leha-leha meskipun penghasilan sangat minim. Kami berharap ada keadilan dari pihak yang berwenang,” keluhnya.
Ditemui terpisah, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Endi Ruslan diruang kerjanya, Jumat (13/4), mengatakan, saat ini belum ada informasi tentang mengangkatan CPNS untuk Kabupaten Sumedang. Sebab, kuota mengangkatan CPNS itu ditentukan Badan Kepegawai Negara (BKN) pusat.
Sehingga, lanjut Endi, jika ada pernyataan tenaga guru honorer dari sekolah swata tidak diperbolehkan ikut ujian CPNS, tidak benar karena  belum ada keputusan dari pusat soal penggangkatan CPNS. Sebab,  sebelum ada pengumuman, ada formasi dulu yang ditetapkan karena Panselnya dari pusat.
 “Sampai saat ini belum ada informasi keputusan formasi pengangkatan CPNS. Sehingga jika ada berita yang menyebut tenaga honorer guru swata yang tidak boleh ikut ujian CPNS,  itu berita Hoax,” tandasnya.
Dijelaskan, pengangkatan CPNS yang sekarang sistem CAT (Computer At Tes) dari BKN, yakni tes CPNS melalui komputer persatu peserta dites terbuka. Sehingga secara umum bisa ditinjau di aula, apakah peserta tes itu bisa menjawab atau tidak. Bahkan, nilai dan rangkingnya langsung muncul saat itu juga.**[indang/yf]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar