Kecamatan Sukasari Disebut Wilayah Terisolir


 Sukasari, Korsum
Kecamatan Sukasari yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung Barat, masih dianggap wilayah yang terisolir dari perkembangan pembangunan. Sebut saja, belum adanya pasar rakyat, hingga saat ini masyarakat Sukasari memilih belanja ke Kecamatan Tanjungsari.
Selain itu, belum adanya Polsek yang ada hanya sektor dibawah pimpinan Polsek Tanjungsari, bahkan akses jalan kabupaten yang melintas di wilayah Kecamatan Sukasari kondisinya sempit. Bahkan, alun-alun dan mesjid raya Kecamatan Sukasari hingga saat ini belum ada, diperparah lagi Penerangan Jalan Umum (PJU) tidak ada, sementara warganyanya selalu dipungut setiap melakukan pembayaran listrik.
“Hal kecil saja, untuk plang pemberitahuan/arah jalan menuju Kecamatan Sukasari di pertigaan mesjid raya Kecamatan Tanjungsari belum ada, bahkan kerapkali yang dari luar daerah menanyakan kemana arah jika akan ke Kecamatan Sukasari. Mereka selalu kesasar dan kebingungan.,” kata Camat Sukasari, Dase Suheryana, kepada Korsum, Rabu (28/3), di ruang kerjanya.
 Bahkan, kata Dase, ketika akan dibangun jalan penghubung anatara Sukasari–Lembang, warga Kecamatan Sukasari sudah sangat antusias sekali karena perekonomian dipastikan akan meningkat, namun hingga saat ini, jalan tersebut belum terealisasi.
Dikatakan Dase, ada tujuh desa yang ada di wilayah Kecamatan Sukasari, diantaranya Desa Sukasari, Genteng, Banyuresmi, Nanggerang, Mekarsari, Sindangsari dan Desa Sukarapih. Adapun batas wilayah Kecamatan Suksari sebelah utara Kabupaten Subang, sebelah Timur Kecamatan Tanjungsari, sebelah barat Kabupaten Bandung dan sebelah selatan dengan Kecamatan Jatinangor.
“Yang lucunya, batas walayah atau perbatasanpun tidak ada, bahkan seringkali yang mau berkemah di Bumi Perkemahan meminta ijinya ke Kecamatan Jatinangor. Soal PJU, kami sangat memerlukan, karena daerah kami seringkali ada kabut turun karena di ketinggian 500-900 di atas permukaan laut, ketika malam tiba otomatis jalan miskin dengan penerangan,” ujarnya.
Lebih jauh Dase menyebutkan, potensi Kecamatan Sukasari ini sebetulnya  sangat besar, pertanian sudah pasti, selain dari pertanian wisata alamnya pun bisa menjanjikan, bahkan teramat indah dengan panorama alam yang asri.
Potensi alamlah yang bisa mendobrak perekonomian masyarakat, namun semuanya terkendala dari dukungan, baik Pemerintah Kabupaten Sumedang maupun DPRD. Untuk saat ini akses jalan kabupaten yang belum memadai, dan seandainya jalan Sukasari–Lembang sudah dibangun mungkin segala persoalan untuk Kecamatan Suksari bisa teratasi,” katanya.**[Dady]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar