Penataan Taman Endog


Kota, KORAN SUMEDANG
Terkait penataan kembali Taman Endog pasca dipakai Tempat Penampungan Sementara (TPS) para pedagang Pasar Sandang, PT. Bangun Jaya Allia (BJA) selaku pengembang revitalisasi Pasar Sandang harus bertanggungjwab untuk kembali menatanya.
Hal tersebut, dikatakan oleh Pjs Asisten Pembangunan pada Setda Kabupaten Sumedang, H. Amim, bahwa untuk penataan taman endog pihaknya sudah mengadakan rapat dengan mengundang semua Intansi terkait dan termasuk juga mengundang PT BJA sebagai pengembang revitalisasi Pasar Sandang.
“Untuk anggaran dimaksud akan dibiayai oleh PT. BJA yang dulu memanfaatkan taman kota sebagai TPS kios pasar, dalam berita acara perjanjian, disebutkan bahwa PT. BJA diwajibkan menata kembali taman kota ke fungsi semula, bahkan harus lebih bagus,” tuturnya, saat dikonfirmasi Korsum, Kamis (21/4).
H. Amim meenegaskan, untuk penataan taman kota yang akan dilakukan dalam waktu dekat itu sifatnya masih menunggu siteplane dari Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan dan juga dari Dinas Perhubungan, karena terkait lahan parkirnya.
“Ini dibenahinya kan jangka pendek saja. Karena untuk jangka panjangnya nantinya  akan dijadikan lahan parkir. Ini ditata agar terlihat rapi saja, dan selain itu untuk perbaikan juga sudah menjadi komitmen dari PT. BJA,” tegasnya.
 Sebelumnya, kritik mengenai kondisi taman endog juga sebelumnya dilontarkan oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sumedang, Dadang Rohmawan, bahwa pihaknya mendesak pihak pengembang pasar untuk segera menata ulang taman kota seperti apa yang menjadi komitmen pengembang saat pembangunan pasar sandang.
Dadang juga akan mengirimkan surat kepada pihak-pihak terkait agar pelaksanaan penataan ulang taman itu segera dilaksanakan. Khususnya kepada pihak pengembang pasar, agar segera melaksanakan kewajibannya tersebut.
“Pokoknya pembangunan harus dilakukan secepatnya. Kami beri waktu kepada pihak pengembang selama 14 hari kerja untuk memersiapkan segala sesuatunya," ujarnya, beberapa waktu lalu.
Menurut Dadang saat itu,  jika dalam waktu dekat taman tersebut tidak kunjung ditata ulang, maka DPRD akan memanggil intansi terkait. “Ya kita lihat saja, kalau masih tetap begitu, kita akan panggil semua intansi terkait dan juga pihak pengembang Pasar Sandang,” pungkasnya.**[Acep Shandy]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar