Rp 3 M Perbaikan Jalan Kutamaya


Sumut, Koran Sumedang
Jalan Kutamaya kondisinya rusak cukup parah dan sudah lama tak ada perbaikan. Namun belum lama ini, ada pemasangan patok-patok berwarna merah berderet disepanjang bahu jalan dari mulai perempatan Nalegong hingga pertigaan Desa Mulyasari Kecamatan Sumedang Utara.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumedang, Sujatmoko, pemasangan patok dengan jarak per-50 meter itu merupakan tanda akan dimulainya rencana perbaikan sekaligus pelebaran jalan. Untuk perbaikan jalan provinsi yang rusak itu, telah disiapkan anggaran DAK pusat sekitar Rp 3 miliar.
“Perbaikan jalan itu, sebagian akan menggunakan rigit beton dan sebagian lagi akan menggunakan Hotmix. Namun patok merah yang ada di pekarangan rumah warga, tidak akan menggangu sebab patok itu hanya tanda,” jelas dia, di ruang kerjanya, Selasa (10/4).
Namun, lanjutnya, ada beberapa tiang listrik yang posisinya lebih kedepan dari posisi patok sehingga dinas PUPR lakukan konsultasikan dengan pihak Jakon PLN (Jasa Kontruksi) termasuk pihak Telkom. Sebab, seharusnya tiang listrik dan Telkom itu harus berada dibelakang patok, sehingga tidak mengganggu perbaikan jalan itu.
Dulu, kata dia, PLN beranggapan lebar jalan itu kecil, sehingga ketika ada perbaikan serta pelebaran, ada beberapa tiang listrik yang harus digeser mundur keposisi belakang patok. Sebab sekarang, jalan itu banyak dilalui kendaraan besar termasuk pesatnya perkembangan penduduk sehingga jalan itu perlu pelebaran.
“Dinas PURP minta solusi pihak PLN soal keberadaan tiang listrik yang berada dibahu jalan. Namun PLN beralasan yang bukan hanya mahal harganya pemindahan tiang listrik, tapi akan terjadi pemadaman lisrtik dalam bebetapa hari,” ujarnya.
Disebutkan, berdasarkan ketentuan bahwa lebar badan jalan  sekitar 5 meter, sementara kanan kiri bahu jalan masing-masih 1 meter sehingga total 7 meter. Sedangkan posisi tiang lisrik itu harus berada diluar 1 meter dari bahu jalan atau dibelakang patok.
Dipertanyakan
Keberadaan patok-patok merah berderet disepanjang jalan itu, dipertanyakan warga setempat. Sebab selain tak ada pemberitahuan sebelumnya, namun dengan adanya patok itu dikhawatirkan akan mengganggu pagar pekarangan rumah.
Meskipun ada patok merah tepat didepan rumah, warga mengaku tidak akan komplen. Sementara yang menjadi pertanyaan, ada beberapa tiang listrik  berada tepat patok bahkan lebih menjelok ke bahu jalan. Artinya, tiang listrik itu harus digeser dari bahu jalan jika ada pelebaran.
“Kami tidak akan komplen dengan adanya patok tepat halaman rumah. Justru diuntungkan karena jalan yang sudah lama rusak ini akan ada perbaikan. Sebab jalan rusak itu sangat mengganggu, jika terjadi kemacetan,” ujar warga Padasuka yang enggan disebut namanya, Rabu (9/4).**[yf saefudin]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar