Formulir C6 Harus Diterima Pemilih Maksimal H -1

Kota, KORAN SUMEDANG
Formulir Model C6-KWK, yakni Surat Pemberitahuan Pemungutan Suara Kepada Pemilih atau biasa disebut surat undangan pencoblosan, harus sudah diterima pemilih maksimal pada H-1 Pilkada Serentak 27 Juni 2018. Demikian dikatakan Kasubag Umum Sekretariat KPU, Iwan Hermawan, Rabu (19/6) di aula KPU Sumedang.

Menurut Iwan, ada yang berbeda dari Pilkada tahun 2013 lalu, dimana formulir C6-KWK pada Pilkada sekarang tak perlu lagi ditulisi atau diisi oleh petugas KPPS. Pasalnya, nama pemilih, no urut DPT, no NIK / no identitas lainnya, waktu/hari/tanggal pemungutan suara, serta no dan alamat TPS-nya sudah tercantum pada formulir C6 Pilkada 2018 ini. Selain itu juga di tiap lembar C6 ini terdapat barcode.

"Ketua KPPS tinggal membubuhkan tanda tangan saja. Dan surat C6 ini harus sudah diterima paling lambat satu hari sebelum hari pemungutan suara," terang Iwan.

Iwan juga menyebutkan, surat C6 ini harus dibawa pemilih ke TPS ketika akan mencoblos disertai KTP-el atau suket sesuai dengan PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data Pemilih dan Keputusan KPU Nomor 305 Tahun 2018 tentang Satuan Kebutuhan Perlengkapan Pemilukada.**[Hendra]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar