Mangkir Bayar Uang Saku, Ratusan Peserta Kampanye Paslon Eka-Agung Ngadat

Kota, KORAN SUMEDANG
Ratusan massa yang terdiri dari koordinator massa peserta kampanye dan puluhan sopir anggkot yang digunakan untuk mobilisasi kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor lima, Eka Setiawan dan Moh. Agung Anugrah geruduk kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum & Konsultasi Hukum Sumedang yang juga kantor Sekretariat ARWT Sumedang di Jalan Prabu Gajah Agung Kelurahan Situ Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu malam (23/6).

Kedatangan para koordinator massa dan sopir angkot tersebut menuntut pembayaran uang akomodasi dan mobilisasi yang sebelumnya telah dijanjikan tim sukses paslon Eka-Agung .

"Iya saya dan teman-teman dijanjikan akan dikasih Rp 50 ribu per orang untuk ikut kampanye pa Eka. Hanas papanasan ti isuk-isuk terus kahujanan, eh janji rek dibayar teh euweuh keneh wae geuningan nepikeun ka wayah kieu," ujar ibu Een, salah seorang peserta kampanye yang mengaku dari Kecamatan Sumedang Utara.

Hal itu juga dibenarkan oleh salah seorang koordinator massa dari Desa Mekarjaya yang membawa massa sebanyak 40 orang dengan menggunakan 3 mobil pick up.

"Saya bingung ditagih oleh pemilik mobil dan warga yang saya bawa. Untuk mobil dijajikan akan dibayar Rp 200 ribu per mobil dan Rp 50 ribu per orangnya," ujarnya.

Sementara Ketua Yayasan LBH & Konsultasi Hukum Sumedang selaku advokat paslon Bupati/Wakil Bupati No. 5, Abu tidak berkomentar banyak. Hanya saja ia mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan pembayaran uang akomodasi dan mobilisasi angkot tersebut.

"Untuk informasi lebih jelasnya, saya minta waktu sampai hari Selasa (26/6) nanti, menunggu konfirmasi dari Pak Eka," tukasnya.**[hendra]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar