Panwaslu Optimalkan Pengawasan di 14 TPS yang Dianggap Rawan

Kota, KORAN SUMEDANG
Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sumedang, akan mengoptimalkan atau melakukan pengawasan khusus terhadap 14 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap rawan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Divisi Penindakan dan Pelanggaran pada Panwaslu Sumedang, Ade Sunarya bahwa, sebelumnya pihak Panwaslu sudah melakukan kordinasi dengan Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) dan juga pengawas TPS untuk mengindentifikasi kemungkinan adanya TPS yang dianggap rawan."Hasil identifikasi tersebut ditemukan ada sekitar 14 TPS yang dianggap rawan yang tersebar di beberapa Kecamatan," tuturnya saat dikonfirmasi Korsum diruang kerjanya, Selasa (26/6).

Adapun TPS yang dianggap rawan tersebut, lanjut Ade, bahwa adanya indikasi politik uang, adanya relawan bayaran dari salah satu paslon dan juga indikasi lainnya.
"Indikasi tersebut bisa dikatakan rawan karena sebelumnya diduga pernah terjadi pada saat kampanye kemarin," ujarnya

Masih menurut Ade, untuk mengantisipasi adanya dugaan TPS rawan tersebut, pihaknya akan mengoptimalkan pengawasan di 14 TPS yang dianggap rawan tadi. Dan Panwaskab dipastikan akan terjun langsung di TPS tersebut.
"Jadi kita tim Panwaskab akan terjun langsung mengawasi di 14 TPS tersebut di hari pencoblosan," tegasnya

Selain itu Ade juga menambahkan, untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan pihaknya juga terus melakukan patroli hingga malam ini.
"Malam ini kita terus monitoring di sejumlah TPS guna memastikan tidak ada serangan pajar ataupun pelanggaran lainnya yang bisa saja terjadi di malam menjelang pencoblosan ini," tandasnya ** Acep Shandy
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar