Panwaslu Selidiki Temuan Dugaan Pelanggaran Oknum ASN di Lingkungan Disdik Sumedang


Kota, Koran Sumedang
Panwaslu Kabupaten Sumedang saat ini sedang menelusuri dan menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Hal itu, setelah Panwaskab  Sumedang baru-baru ini menemukan barang bukti berupa rekaman video yang  berdurasi kurang lebih dua menit. Kuat dugaan bahwa isi vidio tersebut dilakukan salah satu oknum ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang untuk ikut menyukseskan salah satu paslon di pilkada 27 Juni mendatang.
Ditemui Korsum, Ketua Panwaslu Kabupaten Sumedang, Dadang Priyatna melalui Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Sumedang, Ade Sunarya, bahwa pihaknya telah memiliki video pendek berdurasi dua menit tersebut. “Saat ini, kami sedang mempelajari dan menelusurinya,” ujar Ade, di ruang kerjanya, Rabu, (30/05).
Ia menerangkan, Video yang berdurasi sekitar dua menit tersebut terpotong, dan pihaknya berharap ada masyarakat yang memberikan video tersebut secara utuh kepada Panwaslu. “Saat ini, Kami fokus ke pengumpulan syarat formal dan materil, karena itu menjadi acuan penindakan dugaan pelanggaran, jika dari masyarakat tidak ada yang melaporkan terkait  kasus tersebut dalam waktu tujuh hari  sejak  kejadian tersebut, maka hal itu akan menjadi temuan Panwas dan bukan delik aduan dari masyarakat,” jelasnya.
Ade menjelaskan kembali, pihaknya belum dapat mengambil keputusan apakah yang bersangkutan bersalah atau tidak. Pasalnya, kasus ini masih melalui tahapan prosedur penanganan dugaan pelanggaran yang mesti dilalui. Namun, lanjut Ade, dalam regulasi ASN dan Kepemiluan, apabila ada ASN yang melanggar netralitas dan kode etik, Panwaslu akan merekomendasikan ke Komisi ASN untuk ditindaklanjuti.
Ia menghimbau kepada segenap ASN di lingkungan Pemda Sumedang agar senantiasa menjunjung tinggi netralitas dan independensi selaku abdi negara, ASN jangan menjadi simpatisan dan partisan paslon.
Sebelumnya, sumber Korsum yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, beredarnya video salah satu oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, diduga kuat berpihak dan gencar mengkampanyekan calon bupati Sumedang incumbent (petahana) Pasangan Eka Setiawan dengan M. Agung Anugerah, didalam video yang berdurasi sekitar 2 menit tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan, Unep Hidayat menyentil Program Indonesia Pintar (PIP), dan mensosialikan pelaksanaan Pilkada Sumedang yang akan digelar 27 Juni mendatang dan menekan serta menagih janji kepada peserta yang hadir (guru honorer K 2)  untuk mencoblos salah satu paslon yang diusungnya tersebut.
Video amatir tersebut, diambil saat Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Unep Hidayat menggelar buka puasa bersama sejumlah perwakilan guru honorer di setiap kecamatan yang ada di Sumedang yang bertempat di Koperasi Guru Sumedang (KGS), Jl. R.A. Kartini, Regol Wetan, Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (26/05/2018) yang lalu.**[F. Arif]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar