Pindah Memilih Harus Menggunakan Form Model A5-KWK

Kota, KORAN SUMEDANG
Bagi pemilih yang sudah terdaftar di DPT tapi yang bersangkutan bekerja di luar Kabupaten Sumedang bahkan di luar provinsi Jawa Barat, tidak bisa pindah memilih tetapi harus pulang ke Sumedang kalau ingin memberikan hak suaranya dalam pilkada Sumedang nanti.

Kecuali, jelas Kadiv Perencanaan dan Data KPU Sumedang, Rahmat Suanda Pradja, tempat kerjanya berada di wilayah provinsi Jawa Barat masih bisa ikut nyoblos, tapi tetap harus minta surat Model A5-KWK untuk pindah memilih dari PPS asal pemilih itu terdaftar pada DPT-nya. Nanti surat A5 itu diserahkan ke TPS di tempat pemilih bekerja. Itupun dia hanya bisa memilih Gubernur dan Wakil Gubernur saja, sedangkan untuk milih Bupati dan Wakil Bupati Sumedang tidak bisa.

"Locusnya kan Pilkada Jabar untuk warga Jabar nyoblosnya bisa di seluruh, wilayah provinsi Jabar. Dan Pilkada Sumedang untuk warga Sumedang, nyoblosnya bisa di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang," jelasnya.

Rahmat menyebutkan, warga Sumedang secara otomatis merupakan warga Jabar tapi tidak semua warga Jabar adalah warga Sumedang. Jadi kalau warga Sumedang yang bekerja di luar Sumedang atau di luar Jabar ingin memilih pemimpin Sumedang, ya harus nyoblos di Sumedang.

Tetapi, lanjutnya, kalau perhitungan waktu tidak memungkinkan bisa pulang ke Sumedang pada hari H pemungutan suara, maka dikembalikan lagi kepada kesadaran masing-masing individu.

"Saya kira, kalau leuwih nyaah ka lemah cai (Sumedang, red) tidak akan ada halangan untuk turut memberikan hak pilihnya dalam pilkada Sumedang, karena UU dan PKPU sudah mengaturnya seperti itu," tandas Rahmat.**(hendra)
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar