Tak Laporkan Dana Kampanye Pencalonan Paslon Bisa Dibatalkan

Kota, KORAN SUMEDANG
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumedang menegaskan bagi Pasangan Calon (Paslon) yang tidak menyampaikan Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK) sampai dengan batas waktu yang sudah ditentukan maka pencalonannya bisa dibatalkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Divisi Umum, Keuangan dan Logistik pada KPU Sumedang, Usman Ruhiat bahwa, pihaknya sudah mengingatkan kepada pasangan calon bahwa satu hari setelah kampanye berakhir tepatnya tanggal 24 juni 2018 paslon harus menyampaikan laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye di sertai bukti buktinya kepada kpu kab sumedang."Tadi kami sudah sampaikan kepada Timses paslon bahwa pada hari minggu (24/6) harus segera menyampaikan dana kampanye. Dan kita batasi sampai Pukul 18.00 dihari itu," tuturnya usai melakukan sosialisasi LPPDK di ruang RPP KPU Sumedang, Jumat (22/6).

Usman juga mengatakan, satu hari setelah KPU menerima LPPDK, maka akan di sampaikan kepada kantor akuntan publik yg sudah di tetapkan oleh KPU Sumedang untuk mengaudit laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye setiap paslon."Dan jadi nantinya satu akuntan publik akan mengaudit satu paslon. Dan waktu yang ditentukan untuk audit yaitu 15 hari. Dan setelah selesai hasil audit akan dikembalikan ke KPU Sumedang," ucapnya

Usman juga menegaskan, hal ini sangat penting sekali disampaikan kepada paslon. Karena jika tidak menyampaikan LPPDK ke KPU maka pencalonannya dapat di batalkan. "Kpu hanya menerima apa yang di serahkan LPPDK dari setiap paslon, untuk subtansi pengauditannya kewenangan Kantor Akuntan Publik (KAP)," tegasnya

Sementara untuk batas maksimal dana kampanye di yaitu Rp. 29,4 milyar sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 5 tahun 2017. ** Acep Shandy
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar