Anggaran Pembuatan TPS Se-Kabupaten Sumedang Capai Rp 1,5 Miliar


Kota, KORAN SUMEDANG
Anggaran untuk pembuatan 2026 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Se-Kabupaten Sumedang, mencapai Rp 1,5 Miliar lebih. Jumlah tersebut belum termasuk untuk konsumsi para anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan honornya.
Hal tersebut, dikatakan oleh Divisi Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang, Usman Ruhiyat, bahwa untuk pembuatan satu TPS itu dianggarkan Rp 750 ribu. Sehingga kalau dikalikan jumlah keseluruhan TPS yang ada di sumedang yaitu 2026, maka total keseluruhannya mencapai Rp 1,5 miliar lebih.
“Kalau pos anggarannya itu berasal dari Provinsi. Jadi dari Pilgub, sementara Pilbub hanya membiaya honos KPPS dan Konsumsinya,” sebutnya, saat dikonfirmasi Korsum, di ruang Kerjanya, Kamis (28/6).
Usman mengatakan, anggaran Rp 750 ribu tersebut dipergunakan khusus untuk TPS serta alat lainnya apabila diperlukan di TPS. “Jadi, 750 itu khusus untuk TPS saja dan untuk ATK dan listrik kalau tidak salah itu anggarannya terpisah,” ucapnya.
Sementara ditanya adanya beberapa TPS yang menggunakan Gedung Pemerintahan seperti sekolah, menurut Usman, untuk yang menggunakan gedung milik Negara itu tidak diperbolehkan ada uang sewanya.
”Jadi TPS-nya di sekolah tidak boleh ada uang sewa. Kecuali kalau TPS-nya di sekolah tapi untuk meja dan kusinya tidak menggunakan punya sekolah, atau menyewa itu bisa dianggarkan tapi hanya untuk bangku dan meja, atau yang pake sound system itu juga bisa,” tegasnya.
Usman juga menambahkan, untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan pihaknya sudah menghimbau baik ke PPK, PPS dan KPPS untuk membuat laporan penggunaan anggaran tersebut. “Tentu nantinya harus ada Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) anggaran tersebut,” tandasnya.**[Acep Shandy]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar