Bangun Menara Mesjid, KUA Buahdua Terusir

Buahdua, KORAN SUMEDANG
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Buahdua yang posisinya berdampingan dengan Mesjid Besar At-Taqwa, namun saat ini KUA itu terpaksa harus terusir dari lokasi itu. Hal itu diakibatkan pihak pengurus mesjid (DKM) membangun menara mesjid setinggi 17 meter hingga keberadaan KUA harus hengkang dari tempat itu.
Agus Badrul Mustopa, salah seorang pegawai KUA saat ditemui di kantornya, Kamis (12/7), membenarkan hal tersebut. Dengan terusirnya kantor KUA ini, kata dia, terpaksa harus  pindah ke Desa Nagrak dengan mengontrak salah satu rumah warga setempat sehingga masyarakat Kecamatan Buahdua tidak merasa kehilangan KUA.
“KUA yang berdampingan dengan Mesjid Jami berlokasi di Desa Buahdua. Namun dengan dibangunnya menara mesjid oleh panitia pembangunan mesjid , maka pihak KUA mau tidak mau harus pindah. Namun disayangkan hingga saat ini, kami belum ada anggaran dari Depag Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Kepada koran ini, Agus berharap, kepada kantor Kemenag Kabupaten Sumedang agar menurunkan anggaran kepada KUA Kecamatan Buahdua untuk membangun kantor sendiri sehingga tidak numpam kepada pihak lain. Disamping itu, pihak Kecamatan Buahdua mohon ada partisipasinya karena KUA Buahdua milik masyarakat Buahdua.
Dihubungi Koran sumedang, Melalui telpon selulernya, pengurus Mesjid Besar At-Taqwa Ahmad Husen yang juga Kades Buahdua mengaku tidak merasa mengusir KUA. Sebab berdasarkan aturan Kementerian Agama, kata dia, kantor pemerintah (KUA) tidak boleh berada diatas tanah wakaf dan KUA harus punya tanah dan bangunan sendiri.
“Saya tidak merasa mengusir karena secara aturan KUA tidak bisa menempati tanah wakaf, sehingga yang namanya kantor pemerintah harus berada ditanah dan bangunan sendiri yang rencananya KUA itu akan dibangun dekat Puskemas Buahdua,” jelas dia, Sabtu (14/7).**[indang/yf]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar