Camat Sumedang Utara Pastikan Belum Ada Rencana Relokasi PKL


Kota, KORAN SUMEDANG
Camat Sumedang Utara, Dikdik Syeh Rizki memastikan belum ada rencana untuk penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di sepanjang Jalan 11 April Sumedang.
"Para pedagang tidak perlu khawatir soal informasi akan ada penertiban PKL dijalan Sebelas April. Saya pastikan saat ini pihak kecamatan belum mengeluarkan surat edaran apapun terkait penertiban PKL," tuturnya, saat dikonfirmasi Korsum di kantornya, Kamis (12/7).
Dikdik mengatakan, pihaknya tidak akan gegabah mengambil keputusan, terlebih dalam penertiban PKL. Karena untuk melakukan penertiban PKL itu harus melibatkan semua pihak, diantaranya dengan Kepolisian, Satpol PP, Diskoperindag dan unsur lainnya.
"Saat ini baru saja usai melaksanakan pilkada. Untuk kebijakan penertiban itu saya tentunya menunggu perintah dari atasan, yaitu Bupati. Kan bupati terpilih saja belum dilantik, masa saya mengeluarkan kebijakan tanpa ada perintah," ujarnya.
Adapun terkait adanya surat edaran yang diterima oleh para PKL di jalan Sebelas April beberapa waktu lalu, Dikdik mengaku tidak pernah menginstruksikan pada siapapun termasuk Kasi Tramtib Kecamatan untuk mengeluarkan dan mengedarkan surat tersebut.
"Pihak kecamatan tidak mengeluarkan himbauan penertiban PKL. Jadi kalau untuk surat yang beredar saya meminta para pedagang tenang saja, dan berjualan seperti biasanya," tegasnya.
Sebelumnya, para PKL yang biasa berjualan disepanjang jalan Sebelas April merasa resah dengan adanya surat edaran yang dikeluarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Sumedang Utara yang menghimbau agar para PKL segera memindahkan dagangan ke Los pasar inpres, Los pasar sandang dan los Agro/Bagja Tani. yang sudah disediakan.
Dalam surat tersebut juga ditegaskan, bahwa apabila para PKL tidak menanggapi surat himbauan tersebut dalam tiga hari, maka pihak Satpol PP Kecamatan Sumedang Utara akan mengeluarkan surat peringatan dan penertiban sebagai peringatan terakhir.
Tapi setelah dikonfirmasikan, surat yang ditandatangani oleh Kasi Tibumtranmas Sumedang Utara ini justru tidak diakui oleh Camat Sumedang Utara.**[Acep Shandy]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar