Disdik Bantah Jual Beli Bangku Saat PPDB


Kota, KORAN SUMEDANG
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang menepis adanya laporan dugaan praktik jual beli bangku sekolah saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Sumedang yang diterima oleh Ombudsman Provinsi Jawa Barat.
Sebagaimana diungkapkan Sekretaris Disdik Sumedang, Unep Hidayat, Kabupaten Sumedang tidak  termasuk dalam kategori rawan pungutan liar, termasuk saat musim PPDB.
"Jika ada pihak sekolah yang terbukti melakukan pungli, pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindak sekolah yang bersangkutan," tandasnya, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (11/7).
Lebih lanjut Unep mengaku, polemik tersebut timbul karena terjadi salah pengertian antara orang tua murid dengan pihak sekolah.
"Kalau bukti yang ada lengkap, saya baru bisa memberikan tindakan. Jangan hanya sekedar tuduhan saja. Dan saya persilahkan mereka melaporkan ke kita kalau ada bukti lengkap yang bisa kita pegang," tegasnya.
Unep juga sangat menyayangkan tindakan seseorang yang mengaku sebagai korban dari praktik jual beli kursi sekolah tersebut yang telah mencuat menjadi sebuah polemik bagi para orangtua siswa.
"Seharusnya kalau memang mereka mau menyekolahkan anaknya, tidak usah lapor ke Ombudsman. Datang saja ke Disdik, lalu bicarakan masalahnya. Mungkin saja mereka salah persepsi karena anaknya tidak diterima sekolah yang diinginkan," ungkapnya.
Seperti dilansir kompas.com, Ombudsman Perwakilan Jawa Barat menerima laporan indikasi jual beli 'bangku sekolah pada PPDB 2018 tingkat SMP di Kabupaten Sumedang.
Saat ini, temuan tersebut masih dalam tahap verifikasi. Namun, pihaknya masih harus memastikan kebenaran laporan tersebut dengan menanyakannya langsung kepada sekolah dan pemerintah setempat. Meski begitu, pihaknya memastikan bahwa pelapor adalah korban.**[Acep Shandy]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar