Jelang Asian Games XVIII Polsek Jatinangor, Gelar Operasi Cipta Kondisi

Kota, KORAN SUMEDANG
Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman menjelang perhelatan Asian Games ke XVIII. Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo menyampaikan bahwa operasi tersebut sesuai dengan instruksi Kapolri Tito Karnavian melalui Kepala Kepolisian di masing-masing wilayah agar melakukan upaya cipta kondisi dalam memelihara keamanan seperti di wilayah hukum Polres Sumedang.

"Atas intruksi tersebut, saya sudah sampaikan kepada seluruh Polsek se Kabupaten Sumedang, agar melaksanakan intruksi sesuai dengan arahan kapolri."tutur Kapolres  AKBP Hartoyo pada Korsum Jumat,(6/7).

Akan intruksi tersebut, Kapolsek Jatinangor Kompol Dede Suharja, SH, MH  telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan operasi gabungan fungsi dengan prioritas sasaran premanisme dan peredaran minuman keras.

"Dengan kendali Panit 2 Reskrim polsek Jatinangor Polres Sumedang Aiptu Ujang Suryana bersama dengan 7 personil gabungan fungsi berhasil menyita minuman keras terdiri dari 1 dirigen dan 10 bungkus (isi 1 liter) minuman jenis tuak dari toko yang berada di wilayah cipacing milik Hottua Rembertus Silalahi, 35 Tahun, alamat Kp Babakan Barat Rt 05 Rw 05 desa Nagreg  kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung," terangnya

Selain itu, lanjut Kapolsek, tim gabungan yang terjun dalam operasi tersebut berhasil menyita 4 Jeligen tuak ukuran 26 liter, 1/2 ember tuak, 10 bungkus plastik tuak ukuran 2 liter, 9 bungkus plastik tuak ukuran 1 liter di toko milik Rohensun Siburian, Kelahiran medan 02 Mei 1981  Jln. Raya Bandung - Garut dekat Bunderan ABC Desa Cipacing

"Sementara ditempat lainnya yaitu di jalan Pertigaan Unpad team berhasil mengamankan dua orang pemuda yang diduga preman dengan identitas Aldi Maulana,Purwakarta,19 Thn,alamat Kp.Cikopo 04/02 Desa Cipetat Kec Cicalengka Kab Bandung dan Asep Sujana, 18 Tahun, Kp Lembur gede 01/02 Desa Tanjunglaya Kec Cikancung Kab Bandung," ucapnya

Kapolsek juga menambahkan, aksi premanisme dan pungutan liar yang dilakukan oleh para pemuda tersebut memang belum ada laporan resmi dari masyarakat yang terkait dengan tindak pidana namun dikarenakan keberadaan dan aktivitas yang mereka lakukan meresahkan masyarakat maka dilakukan pendataan serta pembinaan oleh unit Bhabinkamtibmas.

"Selanjutnya keempat pemuda yang diamankan tersebut dikembalikan kepada keluarganya," pungkasnya ** Acep Acep
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar