Kampung Buricak Burinong Menggeliat Kembali

Darmaraja, Koran Sumedang
Sejak setahun yang lalu diinisiasi, pembangunan Kampung Buricak Burinong kini menggeliat kembali dengan mulai digarapnya pengecatan atap rumah.

"Enam bulan pertama kami selesaikan pengecatan dinding. Alhamdulillah sudah selesai. Enam bulan terakhir kami fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kini memasuki tahun kedua, kami lanjutkan dengan proses pengecatan atap. Ada 150 rumah yang akan kami cat bersama-sama masyarakat Cisema," ungkap Herman Suryatman, penggagas pembangunan Kampung Buricak Burinong di Sumedang, Minggu (29/7) melalaui pesan WhatsApp.

Dijelaskan bahwa, rencana pengecatan 150 atap rumah di Kampung Buricak Burinong yang terletak di kawasan Bendung Jatigede, Dusun Cisema, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja Sumedang tersebut, membutuhkan kurang lebih 3 ton cat.

"Hitungan kami setiap rumah membutuhkan 20 kg cat. Jadi kebutuhan total untuk 150 rumah diperkirakan mencapai 3.000 kg cat atau sekira 3 ton. Saat ini kami sudah memiliki 2 ton cat, 1 ton sumbangan dari CSR perusahaan dan 1 ton partisipasi dari Desa Pakualam. Mudah-mudah sisa 1 tonnya lagi akan segera kami dapatkan dari sumbangan masyarakat lainnya yang peduli terhadap pembangunan Jatigede. Harga cat untuk atap ini lebih mahal daripada cat untuk dinding. Proses pengerjaannya pun lebih sulit. Jadi perlu persiapan dan kesiapan yang matang," ucap Ketua Pembina Yayasan Sumedang Motekar tersebut.

Seperti diketahui, pembangunan Kampung Buricak Burinong adalah pengembangan destinasi wisata budaya dan selfie berbasis masyarakat. Gagasan, perencanaan sampai dengan pelaksanaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga masyarakat. Eksekusinya dimulai bulan Juli 2017. Saat itu 150 rumah yang ada di Dusun Cisema dicat warna warni. Pada tahap pertama tersebut kurang lebih 3 ton cat telah dihabiskan.

"Alhamdulillah, dibantu oleh para relawan dari berbagai komunitas, selama 1 tahun kami sudah melaksanakan pengecatan dinding, pelatihan makanan olahan, penataan warung di sekitar pesisir Jatigede, dan penataan halaman kantor Desa. Mulai hari Sabtu kemarin kami melakukan pengecatan atap. Insyaallah pertengahan bulan September selesai," tutur Yuyud, Kepala Desa Pakualam.

Dilanjutkannya pengecatan atap, disambut antusias oleh masyarakat Dusun Cisema. Masyarakat sudah tidak sabar ingin menuntaskan pembangunan Kampung Buricak Burinong sebagaimana disampaikan oleh H. Amir Sunarya, seorang tokoh masyarakat Desa Pakualam yang juga Ketua BPD Desa Pakualam.

"Masyarakat tidak sabar untuk melanjutkan pembangunan Kampung Buricak Burinong. Kalau hanya dinding saja yang dicat belum terasa buricak burinongnya. Mudah-mudahan dengan mulai dicatnya atap rumah, buricak burinong akan menjadi kenyataan dan desa kami akan ramai dikunjungi wisatawan," kata Amin.**(F. Arif)
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar