Mau Nyaleg, Mantan Narapidana Harus Umumkan di Media Massa

Kota, KORAN SUMEDANG
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumedang, menegaskan bahwa tidak semua mantan narapidana dilarang untuk menjadi Calon Legislatif. Hal tersebut diungkapkan oleh Divisi Teknis pada KPU Sumedang, Junan Junaedi bahwa, yang diatur oleh Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 yaitu larangan untuk mantan narapidana kasus korupsi, bandar narkoba dan kejahatan seksual terhadap anak.

"Jadi untuk mantan narapidana lainnya, terkecuali 3 kasus tersebut, sah sah saja mencalonkan. Akan tetapi mereka (Mantan narapidana) harus mengumumkan ke media massa bahwa dia itu mantan narapidana dan sudah selesai menjalani hukuman," tuturnya saat dikonfirmasi Korsum diruang kerjanya, Selasa (4/7).

Lebih lanjut Junan mengatakan, pengumuman di media tersebut merupakan syarat yang harus dilengkapi oleh Bakal Calon Legislatif (Bacaleg). 
"Iklan pengumuman tersebut sudah menjadi kewajiban dan syarat Bacaleg mantan narapidana. Dengan bukti surat dari pimpinan media serta bukti iklan yang harus diserahkan ke KPU melalui parpol pengusungnya," ucapnya

Masih kata Junan, pendaftaran caleg sendiri sudah mulai dilakukan  tanggal 4 hingga 17 Juli 2018. Dan setelah semua persyaratan masuk kemudian melakukan verifikasi serta menperhatikan masukan dari masyarakat terkait calon yang mendaftar. 

"Mulai hari ini kita buka dari pukul 08.00 pagi hingga Pukul 16:00 dan sampai 17 juli 2018. Dan di hari pertama belum ada satu partai politik yang mendaftarkan Bacaleg nya,"tandasnya ** Acep Shandy
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar