Pemberantasan Narkoba : Ini Kata Ketua BNN Sumedang

Kota, KORAN SUMEDANG
Dalam satu dekade terakhir ini, permasalahan narkoba terus meningkat dan bertambah kompleks. Para pengedar narkoba terus bergerak dan mencari cara untuk mengelabui aparat dan masyarakat untuk melancarkan peredaran narkoba di seluruh wilayah Indonesia.

Ketua BNN Kabupaten Sumedang, AKBP I Nengah Merta menyebutkan, pemberantasan narkotika bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
"Masyarakat dituntut secara partisipasi aktif untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan kelangsungan bangsa," ujarnya usai peringatan Hari Anti Narkoba Tahun 2018 dan Deklarasi Anti Narkoba Kabupaten Sumedang, Rabu (25/7) di Alun-alun Sumedang.

Peringatan ini pun, menurutnya, sebagai upaya mensosialisasikan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang menjadi bagian dari program BNN.

"Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) merupakan bentuk keprihatinan dunia  terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang berdampak buruk bagi kesehatan, perkembangan sosial ekonomi serta perdamaian dunia," ujar I Nengah.

Sementara itu, Pj Bupati Sumedang, Sumarwan Hadisoemarto mengatakan, perang besar terhadap narkoba menuntut seluruh komponen masyarakat untuk bergerak aktif, melawan kejahatan yang bersifat lintas negara dan juga merupakan kejahatan yang luar biasa dan harus diatasi secara serius.

"Kejahatan ini bisa merusak generasi muda sebagai penerus pembangunan bangsa dan menjadi ancaman terbesar bagi demografi bangsa pada tahun 2030 nanti," katanya.

Mengatasi permasalahan narkoba, lanjutnya, diperlukan strategi khusus, yaitu keseimbangan penanganan antara pendekatan penegakan hukum dan pendekatan kesehatan.

"Pendekatan penegakan hukum bertujuan untuk memutus mata rantai pemasok narkoba, mulai dari produsen sampai pada jaringan pengedarnya. Sedangkan pendekatan kesehatan bertujuan untuk memutus mata rantai para pengguna narkoba melalui perawatan atau rehabilitasi," pungkas Sumarwan.**[hendra]
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar