Proyek Drainase Diakui Tak Salahi RAB


Rancakalong, KORAN SUMEDANG
Isu tak sedap menerpa proyek pembangunan Drainase Desa Pasirbiru Kecamatan Rancakalong yang menyebutkan, dalam usulan pembangunan Kirmil, namun nyatanya dilapangan dibangun Drainase sehingga menyalahi Spek dan RAB.
Isu tersebut, dibantah TPK pembangunan Drainase yang juga Sekdes Parisbiru, Ajang Winarya, saat ditemui koran ini di ruang kerjanya, Rabu (11/7). Kata dia, pekerjaan proyek Drainase di lokasi jalan Dusun 3 Ciseupan tidak menyalahi Spek dan Rencana Anggaran Belanja (RAB).
Sebab, akui Ajang, meskipun dalam usulan pembangunan Kirmil, namun dilapangan harus ada yang dibangun Dreanase karena pembangunan saluran air itu disesuaikan dengan kondisi jalan.
Jalan yang ada tebingnya dibangun Kirmil sementara jalan yang rata dibangun Drainase. Sehingga, kata Ajang, baik Kirmil maupun Dreanase tetap harus dibangun yang didanai dari Dana Desa (DD) tahap dua tahun 2017  dengan total anggaran plus swadaya masyarakat sekitar Rp 146 juta. 
“Warga kurang paham antara Drainase dan Kirmil, yang tahu hanya saluran air. Sehingga  saluran air sepanjang 425 meter  itu  ada yang harus dibangun Drainase kanan-kiri dan ada yang bangun Kirmir disesuiakan dengan kondisi jalan. Dalam Siskudes tidak ada Drainase tapi ada TPT jalan desa dan Kirmir jalan desa,” tuturnya.
Ajang juga menyebutkan, hasil pekerjaan itu sudah diterima termasuk berita acaranya ditandatangi Tim monev kecamatan tahun 2018 yang menyatakan bahwa pekerjaan itu tidak menyalahi RAB dan Spek.
Sebab katanya, meskipun pembangunan saluran air itu sebagian ada yang bangun Drainase namun tetap mengejar volume sehingga menyerap swadaya masyarakat sekitar Rp 20 juta sementara dari DD murni sekitar Rp 110 juta.**[yf saefudin]

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar