Terkait Penahanan Dicky Rubiana Pemkab Sumedang Ajukan Penangguhan

Kota, KORAN SUMEDANG
Rumor Pemerintah Kabupaten Sumedang mengajukan surat permohonan untuk penangguhan tersangka kasus dugaan korupsi Pasar Wado Dicky Rubiana yang ditahan Kejaksaan Negeri  (Kejari) Sumedang, Kamis (19/7).

Rumor tersebut dibenarkan oleh Pj Bupati Sumedang, Sumarwan Hadisoemarto bahwa, sepanjang itu mendapat ijin dari pihak Kejaksaan, pihaknya tentu akan mengupayakan yang terbaik.

"Sebagai pemerintah daerah kita memang akan mengajukan penangguhan. Dan saat ini sedang masih dalam proses," tuturnya saat dikonfirmasi Korsum di Rumah Dinas Pj Bupati, Jumat (20/7).

Sementara untuk alasan penangguhan Dicky Rubiana tersebut, Sumarwan mengaku, yang bersangkutan merupakan PNS aktif dan sangat diperlukan dalam pemerintahan Sumedang, baik tenaga dan pikirannya.

"Beliau sebagai Asisten Daerah Administrasi, selain itu banyaknya jabatan yang kosong sehingga ditakutkan menggangu akan roda pelayanan pemerintah. Insyaallah setelah beres kita akan ajukan ke kejari," tandasnya

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa, Dicky Rubiana ditahan oleh Kejari Sumedang atas dugaan tindak pidana Korupsi Revitalisasi Pasar Wado dengan kerugian negara mencapai Rp 1,1 miliar dari pagu anggaran revitalisasi pembangunan pasar wado Rp 6,3 miliar. Saat ini yang bersangkutan dititipkan di Lapas Kelas II Sumedang, untuk 20 hari kedepan. **Acep Shandy
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar