Ditahun Politik Kewaspadaan Masyarakat Terhadap Ganguan HAM Perlu Ditingkatkan

Kota, KORAN SUMEDANG
Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terus berupaya melakukan pencegahan dini terhadap hal hal yang akan mungkin menimbulkan terhadap gangguan Hak Asasi Manusia (HAM). Terlebih di tahun 2018-2019 yang merupakan tahun politik yang bisa dipastikan suhu politik terus meningkat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang, Rohayah Atang SH bahwa, berkaitan dengan HAM menjadi perhatian semua pihak. Untuk itu pemerintah terus berupaya melakukan peningkatan untuk melindungi masyarakat terkait HAM.

"Pemerintah Kabupaten Sumedang telah melakukan upaya upaya untuk terus menegakan, menghormati dan melindungi HAM dengan membuat berbagai aturan yang dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) yang tentunya sangat mengedepankan HAM. Diantaranya Perda tentang Larangan Merokok/Melarang rokok tidak pada tempatnya, Perda Pendidikan dan beberapa Perda lainnya," tuturnya di Ruang Rapat Tajimalela Bappeda Sumedang, Kamis (9/8).

Lebih lanjut Rohayah juga mengatakan, Adapun maksud dan tujuan dilakukan kegiatan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap gangguang HAM yaitu. Untuk mensosialisasikan etika dan budaya politik sedini mungkin kepada masyarakat, partai politik dan tokoh masyarakat. Dan mengetahui proses perumusan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah. Serta mengembangkan budaya politik dan etika demokrasi kepada masyarakat, partai politik dan tokoh masyarakat utk mewujudkan karakter bangsa yang tangguh dan santun.

"Selain dalam kegiatan ini juga kita perlu menyampaikan kepada masyarakat bahwa saat ini tahun 2018 dan 2019 adalah merupakan tahun politik, sehingga suhu politik akan meningkat dengan16 Parpol yang ikut Pemilu 2019. Sementara Kabupaten Sumedang yang merupakan Puseur Budaya Sunda, sehingga Etika dan Budaya Politik harus dijaga." ucapnya

Yayah juga berharap, masyarakat bisa melakukan pencegahan dini terhadap hal hal yang akan menimbulkan gangguan HAM. Serta terciptanya suasana aman, nyaman dan tentram dilingkungan masyarakat dan terbebas dari ganguan ataupun ancaman HAM.

"Saya berharap dengan kegiatan ini bisa menambah wawasan masyarakat tentang HAM. Serta masyarakat bisa memahami hak hidup orang banyak dan personal hidup lebih dapat dimaknai secara luas. Selain itu juga adanya kewaspadaan masyarakat terhadap hal yang bisa menimbulkan ganguan terhadap HAM," pungkasnya

Sementara ketika dikonfirmasi akan adanya kegiatan tersebut, perwakilan dari Kanwil Kemenhukham Provinsi Jawa Barat Dani Kusmawan, SH, MH mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi akan adanya kegiatan tersebut. Terlebih untuk meningkatkan dan mengembalikan dan menyadarkan masyarakat akan HAM.

Dani juga berharap agar dalam penyelesaian apapun permasalahan lebih ngekepan pendekatan secara preventif.

"Jadi untuk saat ini segala sesuatu dalam penyelesaian permasalahan harus lebih teliti dan tidak main gertak. Berbeda dengan sebelumnya ada tentang UU tentang HAM," pungkasnya

Sementara pada kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kasi Intel Kejari Sumedang, KBO Sat Reskrim Polres Sumedang, Kasubag Bantuan hukum setda, Perwakilan GN GAK - HAM ( Gerakan Nasional Penegak HakbAsasi Manusia ) Kab Sumedang, Perwakilan Lembaga Independen Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia DPC Kab Sumedang,Perwakilan JPKP ( Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan ) dan Para Peserta dari setiap Kecamatan Se Kabupaten Sumedang. ** Acep Shandy
Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar