Dinsos Gelar Sosialisasi Internet Ramah Anak

Kota, Koran Sumedang
Dalam rangka memberikan edukasi kepada generasi muda tentang dampak negatif pemanfaatan internet serta menangkal penyebaran berita hoax, Pemerintah kabupaten sumedang melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumedang  menggelar Sosialisasi Internet Ramah Anak dan Mengenali berita hoax,  bertempat di Aula Dinsos P3A Kabupaten Sumedang, sabtu (24/08/2018).

Acara ini dibuka oleh Plt. Kepala Dinsos P3A kabupaten Sumedang Asep Tatang Sujana dan diikuti oleh 50 orang peserta dari kalangan pelajar perwakilan siswa-siswi SMP dan SMA se-Kabupaten Sumedang. Bertindak selaku narasumber Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dian Putri dari Dinsos P3A dan Kepala Bidang Informatika Kemal idris dari Diskipas Kabupaten Sumedang.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dian Putri menjelaskan, Kegiatan ini menyasar pelajar  lantaran usia mereka merupakan usia yang rentan terpengaruh. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya edukasi tentang penggunaan internet secara baik dan benar.

lanjut dikatakan Dian, kegiatan Sosialisasi ini diharapkan dapat mengedukasi para pelajar mengenai penggunaan internet secara sehat dan aman serta mengingatkan dampak negatif penggunaan internet sehingga mereka mampu memanfaatkan internet dengan sebaik-baiknya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan anak anak sumedang dapat memaksimalkan fungsi internet dengan cerdas serta  memiliki kesadaran akan pentingnya penggunaan internet ramah anak dengan memilih dan memilah konten konten layak disajikan agar terhindar dari dampak negatif yang ditimbulkan, apalagi saat ini Sumedang telah dicanangkan sebagai Kabupaten Layak Anak,” tutur Dian

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumedang, Asep Tatang Sujana mengingatkan, pentingnya etika dalam menggunakan internet. Ia mengajak kepada pelajar agar  dapat menggunakan internet secara bijak dan bertanggung jawab. sebab saat ini banyak yang menyalahgunakan internet untuk hal-hal yang negatif.

“saat ini secara mudah kita mengakses informasi dari berbagai belahan dunia dan mengakses pengetahuan membantu kelancaran dalam belajar, tetapi disisi lain kita juga harus hati hati karena banyak hal-hal yang bisa berdampak negatif diantaranya kekerasan dan pelecehan, informasi tidak benar di internet atau hoax dan Pornografi. Untuk itu saya mengajak para peserta agar dapat memanfaatkan internet dengan bijak dan bertanggung jawab,  mari gunakan internet secara positif dan manfaatkan untuk hal yang produktif," tegasnya

Diakhir sambutannya Asep berpesan kepada pelajar, agar belajar besungguh-sungguh dengan menggunakan internet secara baik dan benar sebagai  bagian dalam rangka menciptakan generasi bangsa cerdas, bertanggung jawab dan bermartabat,

“Masa yang akan datang adalah milik anda sekalian, dan sekarang indonesia sampai dengan tahun  2030 disebut masa keemasan, karena seluruh potensi negara dari aspek sumber daya manusia bekerja secara totalitas. 10 tahun kedepan saudara-saudara sudah produktif menjadi penentu  sejahtera atau tidaknya negara, manakala anak-anak tidak benar dalam penggunaan internet  maka hal ini akan berpengaruh terhadap kondisi bangsa dan negara kedepan. Untuk itu saya berpesan jadilah anak-anak yang soleh soleha, menjadi generasi yang hebat yang bisa membawa Indonesia menjadi negara yang sejahtera lahir dan batin” tutup  Asep.

Share on Google Plus

About Redaksi Korsum

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments:

Posting Komentar